Cegah Kebakaran Kilang Minyak Terulang, Pertamina Disarankan Lakukan Ini

Suparjo Ramalan ยท Minggu, 13 Juni 2021 - 12:32:00 WIB
Cegah Kebakaran Kilang Minyak Terulang, Pertamina Disarankan Lakukan Ini
Kebakaran kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan di Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Senin (29/3/2021) dini hari. (Foto: iNews/Toiskandar)

JAKARTA, iNews.id - PT Pertamina (Persero) beberapa kali mengalami kebakaran di kilang minyak miliknya. Untuk mencegah kejadian serupa kembali terulang, perusahaan minyak dan gas (migas) pelat merah itu disarankan melakukan audit teknologi atau perangkat pencegahan dan proteksi risiko. 

Dengan begitu, manajemen bisa memastikan apakah perangkat pencegah dan perlindungan kebakaran berfungsi baik dan optimal. Selain itu, juga melakukan audit atas protokol keamanan dan proteksi kebakaran yang dimiliki.

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, kilang minyak rentan dengan kebakaran karena sifat minyak yang mudah terbakar (combustible). Karena itu, desain dan operasi kilang harus menggunakan teknologi atau alat proteksi kebakaran. 

"Penyebab kebakaran di kilang itu banyak, demikian juga dengan faktor penyebabnya. Oleh karena dalam desain dan operasi kilang risiko-risiko kebakaran dicegah dan diminimalkan dengan pemasangan teknologi alat proteksi kebakaran dan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang ketat," kata Fabby saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Minggu (13/6/2021). 

Menurut dia, kebakaran kilang Pertamina yang terjadi belakangan ini, perlu dilakukan audit teknologi atau perangkat pencegahan yang dimiliki Pertamina di seluruh kilang. Jika frekuensi kebakaran terulang kembali dan terjadi di waktu-waktu mendatang, dikhawatirkan insiden tersebut akan mengganggu proses produksi atau operasional kilang. 

"Kalau frekuensi terbakar naik dan ada penghentian produksi, tentunya akan berdampak pada produksi kilang. Intinya, perlu ada peningkatan kesiapsiagaan dan meminimalkan risiko kebakaran kilang," tuturnya.

Ada enam Refinery Unit milik Pertamina yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia. Total produksi di enam kilang tersebut mencapai 1.031 barel per hari (MBSD).

Beberapa kilang itu sempat mengalami insiden kebakaran selama beberapa tahun belakangan ini. Terakhir, adalah Refinery Unit IV di Cilacap, Jawa Tengah pada Jumat malam (11/6/2021).

Editor : Jujuk Ernawati