Cerita Pedagang Tanah Abang Jajal Jualan Online, Seminggu Cuma Laku 1
Kini Syafril harus berusaha keras untuk menutup tarif sewa kios meski pelanggan yang berbelanja di tokonya tak seramai sebelum pandemi Covid-19. Sebelum PPKM, dia bisa meraup omzet hingga Rp500.000 per hari.
Pedagang di Garut Menjerit, Jual Kios karena Tak Sanggup Bayar Cicilan
"Boro-boro beli, yang lewat saja tidak ada. Sebelum PPKM itu Rp300.000 sampai Rp500.000 ada. Sekarang, sudah dua hari saya dagang, satu potong pun tidak ada yang laku," ucapnya.
Dia pun hanya berharap kepada pemerintah untuk memberikan bantuan kepada pedagang kecil supaya bisa tetap bertahan dengan berjualan secara konvensional di tengah pandemi Covid-19. Pasalnya, untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya pun sulit di tengah kondisi saat ini.
"Kita mau makan, enggak ada duit, kita gadai sama tetangga dulu, kita pinjam duit dulu, kita dapat makan yang penting, anak cucu makan, jangan sampai enggak makan," tuturnya.
Editor: Jujuk Ernawati