Daftar 5 Perusahaan Tambang Terbesar di Indonesia, Salah Satunya Milik Orang Terkaya RI
Bayan Group memiliki hak eksklusif untuk menambang di bawah lima Kontrak Karya Batubara (CCOW) dan enam belas Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia dengan total konsesi seluas 138.524 Ha, sebuah area yang kira-kira dua kali luas negara Singapura.
Emiten pertambangan batu bara, Bumi Resources (BUMI), merupakan produsen terbesar batu bara termal Indonesia. Produksi besar ini diperoleh dari operasi dua tambang raksasa di pulau Kalimantan yakni Kaltim Prima Coal (KPC) dan Arutmin Indonesia.
Selain produsen terbesar, BUMI juga merupakan perusahaan yang memiliki total cadangan dan sumber daya batu bara terbesar di Indonesia. Hingga akhir tahun lalu, cadangan batu bara BUMI mencapai 2,5 miliar MT dengan sumber daya tercatat sebesar 9,8 miliar MT. Segmen usaha tersebut dikelola oleh tiga perusahaan yakni KPC, Arutmin dan PT Pendopo Energi Batubara yang berlokasi di Sumatera Selatan.
BUMI sendiri masih tergabung dan dikendalikan oleh Grup Bakrie, meskipun saat ini kepemilikannya telah berkurang signifikan. Long Haul Holdings merupakan perusahaan offshore yang terafiliasi dengan Grup Bakrie dan bertindak sebagai pengendali BUMI. Meski demikian kepemilikan saham Long Haul di BUMI saat ini tidak mencapai 5 persen.
PT Kaltim Prima Coal merupakan perusahaan pertambangan batu bara yang berlokasi di wilayah Sangatta, Kalimantan Timur, Indonesia. Bisnis utama perusahaan ini tentu saja adalah eksplorasi tambang batu bara hingga pemasarannya. Adapun batu bara yang dipasarkan PT Kaltim Prima Coal dijual dengan tiga merek, yakni Prima Coal, Pinang Coal, dan Melawan Coal.