Dampak Covid-19, Delta Airlines Rumahkan 3.000 Pramugari Tanpa Gaji

Djairan ยท Sabtu, 08 Agustus 2020 - 11:41 WIB
Dampak Covid-19, Delta Airlines Rumahkan 3.000 Pramugari Tanpa Gaji

Maskapai enerbangan Amerika Serikat (AS), Delta Airlines menyatakan setidaknya 3.000 dari total 20.000 orang pramugari akan segera dirumahkan. (Foto: Ist)

ATLANTA, iNews.id - Maskapai penerbangan Amerika Serikat (AS), Delta Airlines menyatakan setidaknya 3.000 dari total 20.000 orang pramugari akan segera dirumahkan, dengan skema unpaid leave alias cuti tanpa mendapatkan gaji.

“Keputusan tersebut akan diberlakukan selama 4-12 bulan ke depan. Delta juga tengah mempertimbangkan opsi lain, agar bisa menghindari adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap puluhan ribu pramugari itu,” ujar pihak Delta Airlines dikutip dari Channel News Asia pada Sabtu (8/8/2020).

Maskapai terbesar kedua di dunia berdasarkan jumlah penumpang tersebut tengah mengalami krisis terburuk dalam sejarah karena pandemi Covid-19. Resesi yang tengah dialami AS di kuartal II tahun ini, memperparah hancurnya permintaan perjalanan udara yang dialami Delta Airlines sejak beberapa bulan lalu.

Delta yang berbasis di Atlanta, bulan lalu melaporkan penurunan 91 persen dalam pendapatan kuartal II tahun 2020, dan kerugian sebelum pajak yang disesuaikan sebesar 3,9 miliar dolar AS (Rp57,38 triliun). Hal tersebut mengancam puluhan ribu tenaga kerja, karena perusahaan memperingatkan pemulihan bisnis Delta dapat memakan waktu bertahun-tahun.

Pihaknya mengatakan, Delta juga memberikan tawaran kepada semua pilot bahwa mereka bisa tetap bekerja asalkan setuju gajinya dipotong, agar bisa terhindar dari skema cuti tanpa mendapatkan gaji. Saat ini, lebih dari 17.000 pekerja di Delta telah mengundurkan diri secara sukarela, termasuk lebih dari 1.700 dari 7.900 pilot.    

Editor : Ranto Rajagukguk