Danantara Siapkan Beberapa Opsi Pembentukan BUMN Tekstil, Buka Peluang Kerja Sama
JAKARTA, iNews.id - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara menyiapkan beberapa opsi pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) di sektor tekstil. Pilihan tersebut di antaranya pendirian entitas baru, penguatan perusahaan yang sudah ada, hingga kerja sama dengan investor strategis.
CEO Danantara, Rosan Roeslani menjelaskan, seluruh skema tersebut masih dalam tahap kajian dan belum diputuskan secara final.
"Seperti yang kita lakukan misalnya di perusahaan-perusahaan BUMN lainnya, yang memang perlu mendapatkan penyehatan secara keseluruhan. Tidak hanya dari permodalan saja, tapi juga dari market-nya, dari off-takernya dan lain-lain. Jadi kita terbuka untuk itu," ucap Rosan usai konferensi pers Realisasi Investasi 2025 di Jakarta dikutip, Jumat (16/1/2026).
Rosan menambahkan, rencana pembentukan BUMN tekstil bagian dari strategi memperkuat industri padat karya sekaligus menangani perusahaan tekstil yang masuk kategori aset bermasalah.
Dia menegaskan, setiap keputusan investasi yang dilakukan pemerintah melalui Danantara telah melewati tahapan feasibility study dan asesmen menyeluruh, baik dari sisi bisnis, pasar, maupun dampak sosial ekonomi.
Namun, dalam kasus tertentu, pemerintah membuka ruang untuk tetap masuk pada proyek dengan tingkat pengembalian lebih rendah, selama bermanfaat terhadap penyerapan tenaga kerja dinilai sangat besar.