Dapat Kucuran PMN, IFG Fokus Tuntaskan Restrukturisasi Jiwasraya

Suparjo Ramalan ยท Rabu, 22 September 2021 - 14:28:00 WIB
 Dapat Kucuran PMN, IFG Fokus Tuntaskan Restrukturisasi Jiwasraya
Gedung PT Asuransi Jiwasraya (Persero). (Foto: dok iNews)

JAKARTA, iNews.id - Indonesia Financial Group (IFG) akan menggunakan kucuran Penyertaan Moda Pemerintah (PMN) untuk menuntaskan restrukturisasi kewajiban kepada pemegang polis PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

Menteri BUMN, Erick Thohir, mengatakan saat ini restrukturisasi pemegang polis PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mencapai 97 persen. Sebelumnya, restrukturisasi Jiwasyara ditargetkan berakhir pada akhir Mei 2021. 

Adapun restrukturisasi dilanjutkan oleh Indonesia Financial Group (IFG) atau PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) selaku Holding BUMN Perasuransian dan Penjaminan. 

Holding ini dibentuk dan digadang-gadang mampu menyelamatkan pemegang polis asuransi. Saat ini, IFG merima PMN 2021 sebesar Rp20 triliun. Dana segar tersebut sebagiannya dialokasikan untuk program restrukturisasi. 

"Ini bagian (PMN) dari restrukturisasi dari Jiwasraya yang alhamdulilah sudah mencapai 97 persen. Jadi Insya Allah, nanti para nasabah yang selama ini terkatung-katung bisa diselesaikan," ujar Erick saat Rapat Kerja bersama Komisi VI DPR, Rabu (22/9/2021). 

Pemerintah melalui Tim Percepatan Restrukturisasi berupaya melaksanakan program restrukturisasi secara maksimal. Upaya ini, dilakukan sebagai komitmen dan tanggung jawab pemerintah dalam mengimplementasikan keputusan bersama yang disepakati bersama DPR, hingga otoritas dan lembaga terkait.

Menteri BUMN mengungkapkan, proses penyelesaian kasus Jiwasraya tidak terlepas dari dukungan Komisi VI DPR. Sebab, perkara ini tercatat cukup rumit yang menyebabkan para nasabah Jiwasraya terbengkalai selama belasan tahun. 

Paralel dengan pelaksanaan program restrukturisasi, Tim Percepatan Restrukturisasi Jiwasraya tengah didera tekanan likuiditas akibat pemberian bunga yang tinggi pada produk asuransi dan investasi, yang dijual pada masa lampau.

Menurut Erick, Kementerian BUMN mencatat pemegang polis yang setuju dengan restrukturisasi, maka pemegang saham akan mengirimkan asetnya ke IFG atau IFG life. 

Proses restrukturisasi tersebut bukan berarti Jiwasraya akan bertransformasi menjadi perusahaan asuransi jiwa milik negara. Namun, sebagai langkah penyelamatan para pemegang polis.

Meski begitu, Jiwasraya akan beroperasi sebagai perseroan terbatas untuk menyelesaikan utang dengan dukungan sisa aset kepada polis yang tidak setuju untuk direstrukturisasi dan dipindahkan kepada IFG life.

Editor : Jeanny Aipassa

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda