Dari Garasi Kecil, Kopinya Kini Dijual di Ribuan Toko dengan Keuntungan Rp14 Miliar
NEW YORK, iNews.id - Pernell Cezar dan Rod Johnson memilih keluar dari pekerjaannya dan meluncurkan merek kopi. Memulai dari garasi kecil, kini keuntungannya nyaris 1 juta dolar AS atau Rp14,4 miliar dan telah menjalin kemitraan dengan Amazon, Target, Ben & Jerry's hingga NBA.
Cezar dan Johnson meluncurkan BLK & Bold Coffee yang berbasis di Iowa pada 2018 lalu. Mereka menyebutnya sebagai merek kopi milik orang kulit hitam pertama yang didistribusikan secara nasional. Bisnisnya dibangun dengan misi sosial, di mana 5 persen dari keuntungan yang didapat akan diberikan untuk organisasi nirlaba yang fokus pada anak-anak.
Pada Mei lalu, BLK & Bold menjadi merek makanan dan minuman milik orang hitam pertama yang meneken perjanjian lisensi dengan NBA. Mereka bermitra dalam rasa kopi yang disebut The Warm Up dan pada 20 September, perusahaan bermitra dengan Ben & Jerry's untuk mengembangkan es krim kopi dengan nama Change Is Brewing. Sementara itu, merek kopi dan teh milik dua pemuda 34 tahun ini sudah tersedia di lebih dari 5.600 toko retail di AS.
Sebelum sukses menjalankan bisnis kopinya, Johnson bekerja pada penggalangan dana di Stockton, University of the Pasific yang berbasis di California. Sedangkan Cezar menjabat direktur penjualan retail kecantikan Sundial Brands. Namun, seperti kebanyakan generasi milenial, kedua sahabat itu menginginkan kepuasan pribadi yang lebih dari pekerjaan mereka dan bermimpi untuk meluncurkan bisnis bersama.
Kisah Remaja 17 Tahun Korban Bullying Sukses Bisnis Fashion Beromzet Rp14 Miliar
Cezar akan menjadi CEO dan Johnson akan menjadi kepala pemasaran. Dan tidak peduli apa yang dijual, mereka memutuskan perusahaannya akan memberi dampak sosial, dengan memberikan sebagian keuntungan untuk amal.
"Kami ingin memastikan bahwa kami menemukan cara untuk menginvestasikan kembali kepada mereka yang membutuhkan bantuan untuk mengatasi keadaan mereka," kata Johnson, dikutip dari CNBC Make It, Minggu (3/10/2021).
Gadis 19 Tahun Raup Miliaran Rupiah dari Bisnis Nama Bayi
Inspirasi Cezar dan Johnson datang dari kehidupan masa kecil mereka di Gary, Indiana, sebuah kota sekitar 40,2 kilometer (km) tenggara Chicago dengan tingkat kemiskinan dan kejahatan kekerasan yang tinggi, dan reputasi sebagai salah satu yang paling kurang beruntung di AS.
Pada 2020, BLK & Bold mendonasikan 42.000 dolar AS kepada 14 organisasi berbasis komunitas yang memerangi kelaparan pada anak-ank, serta program pendidikan di Des Moines dan inisiatif pengkodean untuk pemuda kulit hitam di Miami.
Pilih Jadi Youtuber, Mantan Agen Real Estate Ini Hasilkan Rp85 Miliar
Salah satu organisasinya, Youth Guidance adalah organisasi nirlaba konseling mahasiswa di Chicago. Direktur Urusan Eksternal Youth Guidance Rebecca Langan mengatakan, BLK & Bold menyumbangkan sekitar 2.500 dolar AS pada tahun lalu.
Sementara itu, bisnis dua pemuda ini dimulai dari sebuah garasi. Johnson sudah tidak asing lagi dengan kopi. Kedua co-founder mengatakan, mereka mengembangkan bisnis dari satu roaster kopi di garasi kecil rumah Cezar menjadi fasilitas komersial seluas 20.000 kaki persegi.
Dari Bisnis Buku Tahunan SMA, Perempuan Ini Miliki Perusahaan Senilai Rp456 Triliun
Saat melakukan riset pasar, Cezar dan Johnson mengetahui orang kulit hitam Amerika kurang terwakili dalam industri kopi, baik sebagai pelanggan maupun pengusaha. Menurut penelitian National Coffee Association pada 2019, orang Afrika-Amerika di AS adalah kelompok etnis yang paling kecil minum kopi secara teratur.
Cezar juga mengaitkan kelangkaan pengusaha kulit hitam di bidang ini dengan kurangnya informasi dan sumber daya, termasuk pendanaan.
"Sangat sedikit perusahaan kopi milik orang kulit hitam yang didistribusikan secara nasional," ujarnya.
Mereka pun mulai menjual kopinya ke kedai kopi dan toko retail independen di Midwest. Mereka mengandalkan media sosial untuk pemasaran dan menghabiskan tabungan sekitar 22.000 dolar AS untuk membuat situs web dan menghadiri pameran dagang industri demi mengenalkan produk mereka.
Terobosan besar terjadi pada tahun lalu. Pada Januari 2020, produk BLK & Bold dijual di 200 toko Target di seluruh AS. Mereka juga bermitra dengan Whole Foods dan retail lain untuk menjual produk kopi dan teh di ribuan toko pada akhir tahun lalu.
Saat pandemi Covid-19 melanda, penjualan online meningkat, terutama di Amazon, tempat BLK & Bold tampil sebagai bagian dari Black Business Accelerator raksasa e-commerce musim panas lalu. Dan ketika konsumen di seluruh Amerika berbondong-bondong mendukung bisnis milik orang kulit hitam setelah pembunuhan George Floyd, BLK & Bold mendapat dukungan finansial.
"Itu adalah masalah konsumen yang membuat pilihan yang sangat sadar untuk memastikan bahwa uang mereka mengalir tepat ke tempat yang mereka inginkan," ucap Cezar.
BLK & Bold saat ini bersaing dengan merek kopi spesial lainnya seperti Blue Bottle, Stumptown dan La Colombe, dan raksasa kopi seperti Starbucks, Peet's, dan Dunkin'. Dengan kata lain, mempertahankan pertumbuhan menjadi jauh lebih sulit, terutama jika lonjakan pesanan online yang dipicu pandemi akhirnya memudar.
Cezar mengakui tantangan itu. Jika prioritas konsumen berubah, kata dia, BLK & Bold juga dapat berubah. Artinya, mereka harus menambahkan produk baru, termasuk beberapa opsi kopi botolan siap minum. Pada saat yang sama, dia berharap minat dan niat untuk memahami dan mendukung bisnis orang kulit hitam tidak berkurang.
"Saya berharap dinamika itu tidak hilang karena ini adalah masalah masyarakat yang lebih besar, lebih dari sekadar tantangan satu merek atau satu produk," katanya.
Editor: Jujuk Ernawati