Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Data 279 Juta Peserta BPJS Kesehatan Bocor Bakal Berdampak ke Banyak Sektor
Advertisement . Scroll to see content

Data 279 Juta WNI Bocor, Pengamat: Diretas atau Dijual?

Senin, 24 Mei 2021 - 16:16:00 WIB
Data 279 Juta WNI Bocor, Pengamat: Diretas atau Dijual?
Kantor BPJS Kesehatan
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pengamat menilai hanya ada dua kemungkinan terjadinya kebocoran 279 juta data Warga Negara Indonesia (WNI) di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Dua kemungkinan itu adalah datanya diretas atau dijual. 

Menurut Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar, kemungkinan pertama adalah 279 data WNI tersebut diretas oleh hacker untuk kepentingan bisnis. Sedangkan kemungkinan kedua adalah penjualan data terkait dengan upaya memperoleh keuntungan bagi oknum di internal BPJS Kesehatan

Meski begitu, Timboel menggarisbawahi kemungkinan pertama lebih dominan. Dugaan ini dibarengi oleh penilaian bahwa perangkat sejumlah aplikasi pelayanan BPJS Kesehatan belum mendapat proteksi atau perlindungan dari di sisi teknologi dan informasi (IT) pendukungnya. 

"Saya lebih lebih cenderung ke arah diretas, karena dari aplikasi-aplikasi yang dimiliki oleh BPJS Kesehatan ada banyak dan belum terproteksi dengan baik," ujar Timboel saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Senin (24/5/2021). 

Tercatat, lembaga kesehatan pelat merah itu memiliki banyak aplikasi, misalnya aplikasi sistem informasi manajemen kepesertaan, aplikasi sistem informasi layanan publik, hingga aplikasi sistem informasi manajemen penjaminan pelayanan kesehatan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut