Data Pelanggan Bocor, British Airways Didenda Rp380 Miliar
"Itu dianggap gagal dalam bertindak yang seharusnya, sangat parah karena jumlah orang yang terkena dampak dan potensi kerugian finansial bisa lebih signifikan," kata ICO.
Insiden serupa juga terjadi, termasuk pada maskapai penerbangan lain yang terdaftar di London. Seperti yang dialami maskapai bertarif rendah, EasyJet, di mana pada awal tahun ini peretas telah mengakses email dan detail perjalanan sekitar 9 juta pelanggan.
Sedangkan operator hotel Amerika Serikat (AS), Marriott International pada awal tahun ini mengalami insiden yang sama untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari dua tahun. Pada Maret lalu, sekitar 5,2 juta informasi pribadi tamu hotelnya dicuri, dan sebanyak 500 data serupa di 2018.
Editor: Ranto Rajagukguk