Deretan Keuntungan Pakai Kendaraan Listrik, Hemat Biaya hingga Banyak Insentif

Suparjo Ramalan ยท Minggu, 20 November 2022 - 14:35:00 WIB
Deretan Keuntungan Pakai Kendaraan Listrik, Hemat Biaya hingga Banyak Insentif
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membeberkan deretan keuntungan menggunakan kendaraan listrik, mulai dari hemat biaya hingga banyak insentif. (foto: MPI)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membeberkan deretan keuntungan menggunakan kendaraan listrik. Menurutnya, kendaraan listrik mampu menghemat biaya bahan bakar minyak (BBM) hingga 75 persen dalam satu hari.

Budi berhitung pengguna kendaraan BBM biasa mengeluarkan uang Rp100.000 dalam sehari untuk mengisi bahan bakar. Namun, dengan kendaraan listrik, masyarakat hanya mengeluarkan Rp25.000 saja.

“Saat ini sudah banyak kendaraan listrik yang bentuknya keren, energi bersih ramah lingkungan, dan lebih irit dari kendaraan berbahan bakar fosil (BBM). Secara keseharian, bisa lebih irit 75 persen dalam sehari dibandingkan dengan motor BBM. Kalau biasanya mengeluarkan uang Rp100.000 sehari, ini Rp25.000 saja sudah cukup,” ujar Budi, Minggu (20/11/2022).

Berdasarkan hitungan yang dilakukan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, satu liter BBM setara dengan 1,2 Kwh listrik. Dengan harga listrik per kWh Rp1.444 atau dibulatkan Rp1.500, berarti 1,2 kWh listrik harganya sekitar Rp1.700. 

Artinya, penggunaan kendaran listrik jauh lebih hemat jika dibandingkan dengan satu liter BBM yang saat ini di kisaran harga Rp10.000-Rp21.000. Pada mobil listrik, setiap 1 kilowatt hour (kWh) bisa menjalankan mobil listrik sejauh 5-7 kilometer (km), sementara dengan kapasitas penuh mobil listrik rata-rata sebesar 45 kWh, kendaraan listrik bisa melaju hingga 300 kilometer.

Selain lebih hemat energi dan biaya, Budi menyebut ada keuntungan lain yang didapat dari penggunaan kendaran listrik yaitu, lebih terjamin karena pemerintah akan terus mendorong semakin banyaknya fasilitas pengisian daya. 

Kemudian, banyak insentif, di mana saat ini terus dibahas antar kementerian dan lembaga (K/L) untuk memberikan insentif seperti keringanan pajak, bebas ganjil genap, diskon daya listrik rumahan, bebas parkir, dan sejumlah benefit lainnya. 

"Serta, lebih ramah lingkungan sehingga lebih bebas dari polusi udara, dan kita tidak tergantung pada bahan bakar fosil yang sudah mulai langka," tuturnya.

Editor : Aditya Pratama

Halaman : 1 2

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda