Ditanya soal IPO, CEO Bukalapak: Kami Masih Fokus Kembangkan Bisnis

Isna Rifka Sri Rahayu ยท Kamis, 27 Juni 2019 - 17:02 WIB
Ditanya soal IPO, CEO Bukalapak: Kami Masih Fokus Kembangkan Bisnis

CEO Bukalapak Achmad Zaky. (Foto: iNews.id/Isna Rifka)

JAKARTA, iNews.id - Bukalapak masih belum berminat untuk mencatatkan saham perdananya (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pasalnya, Bukalapak masih fokus mengembangkan produknya.

CEO sekaligus Pendiri Bukalapak Achmad Zaky mengatakan, fokus utama Bukalapak saat ini mengembangkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Pasalnya, jumlah UMKM di Indonesia merupakan yang tertinggi sehingga berpotensi besar untuk dikembangkan.

"Belum ada rencana IPO, masih fokus kembangkan bisnis," ujarnya saat halalbihalal bersama media di Kembang Goela, Jakarta, Kamis (27/6/2019).

Menurut dia, saat ini masyarakat Indonesia masih melakukan jual beli secara offline. Namun ke depan, transaksi jual beli online tidak bisa dihindari seiring dengan berkembangnya teknologi digital.

"Bukalapak dalam programnya terus mendorong agar mereka bisa merasakan efisiensi di daerahnya masing-masing," kata dia.

Dia mengatakan, pada awal 2019 Bukalapak telah mendapatkan suntikan dana dari investor asal Korea Selatan yaitu Mirae Asset-Naver Asia Growth Fund. Dengan hadirnya Naver, diharapkan bisa membuka peluang bagi Bukalapak untuk mengembangkan teknologinya.

"Korea lagi aktif investasi di Indonesia salah satunya Naver yang memilih Bukalapak untuk berpartner," tutur dia.

Bukalapak telah menjadi startup berstatus unicorn dan terus melakukan ekspansi serta pembaharuan produknya. Pasalnya, di 2019 target e-commerce ini untuk menjadi startup berstatus decacorn.

Seperti diketahui, startup yang berstatus unicorn yaitu yang memiliki valuasi atau nilai perusahaan 1 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Jika ingin menembus level decacorn, maka Bukalapak harus meningkatkan valuasinya menjadi 10 miliar dolar AS.


Editor : Ranto Rajagukguk