Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mendag Pastikan DMO Batu Bara dan CPO Tetap Berlaku usai Kebijakan Ekspor Lewat BUMN
Advertisement . Scroll to see content

Ekspor Rempah Indonesia Naik Lebih dari 19 Persen di saat Covid-19

Jumat, 26 Juni 2020 - 00:18:00 WIB
Ekspor Rempah Indonesia Naik Lebih dari 19 Persen di saat Covid-19
Ekspor rempah Indonesia di masa pandemi Covid-19 meningkat 19,28 persen dibandingkan periode yang sama pada Januari-April 2019. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ekspor rempah Indonesia di masa pandemi Covid-19 meningkat 19,28 persen dibandingkan periode yang sama pada Januari-April 2019. Ekspor rempah Indonesia pada Januari hingga April 2020 tercatat mencapai 218,69 juta dolar AS.

"Januari-April kalau kami catat ada 218 juta dollar AS lebih tinggi dari tahun sebelumnya," ujar Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kementerian Perdagangan (Kemendag) Olvy Andrianita dalam wibinar, Kamis (25/6/2020).

Adapaun jenis rempah yang paling banyak diekspor adalah lada piper (utuh) dengan nilai 40,88 juta dolar AS atau sekitar 18,7 persen dari total ekspor rempah.

Kemudian, cengkeh (utuh) 37,26 juta dolar AS (17,04 persen), pala (utuh) senilai 26,47 juta dolar AS (12,11 persen), bubuk kayumanis 25,38 juta dolar AS (11,61 persen), serta Mace dengan nilai 16,67 juta dolar AS (8,54 persen).

Di samping itu, ekspor vanilla 16,67 juta dolar AS, kayumanis (utuh) 12,97 juta dollar AS, kayumanis lainnya 11,54 juta dolar AS, kapulaga senilai 7,67 juta dolar AS, dan bubuk pala 7,04 juta dolar AS.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut