Elon Musk Tawar Beli 100 Persen Saham Twitter untuk Diubah Jadi Perusahaan Tertutup

Jeanny Aipassa ยท Sabtu, 16 April 2022 - 07:44:00 WIB
 Elon Musk Tawar Beli 100 Persen Saham Twitter untuk Diubah Jadi Perusahaan Tertutup
Elon Musk. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Elon Musk menawarkan untuk membeli 100 persen saham Twitter senilai 43 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp617,770 triliun. Jika menguasai 100 persen saham Twitter, dia akan mengubahnya menjadi perusahaan tertutup atau private company.

Tawaran itu, disampaikan Elon Musk kepada Dewan Twitter, pada Kamis (14/4/2022).  Dalam penawaran tersebut, Elon Musk mematok harga saham Twitter senilai 54,20 dolar atau Rp778.677 per saham. Dengan demikian, total penawaran untuk menguasai 100 persen saham Twitter sebesar 43 miliar dolar AS atau Rp617,770 triliun. Saat ini, Elon Musk sudah menguasai 9,1 persen saham Twitter. 

“Saya berinvestasi di Twitter karena saya percaya pada potensinya untuk menjadi platform kebebasan berbicara di seluruh dunia, dan saya percaya kebebasan berbicara adalah keharusan masyarakat untuk demokrasi yang berfungsi,” tulis Elon Musk dalam surat yang dikirim ke Ketua Twitter, Bret Taylor. 

Dia menjelaskan, perusahaan media sosial perlu menjadi perusahaan tertutup karena "tidak dapat berkembang atau melayani" kebebasan berbicara dalam keadaannya saat ini. 

Elon Musk menawarkan untuk membeli 100 persen saham Twitter seharga 54,20 dolar AS per saham secara tunai, terdiri dari 54 persen saham premium sehari sebelum dia mulai berinvestasi di Twitter, dan 38 persen saham premium sehari sebelum investasinya diumumkan secara publik.

“Penawaran saya adalah penawaran terbaik dan terakhir saya dan jika tidak diterima, saya perlu mempertimbangkan kembali posisi saya sebagai pemegang saham,” ujar Elon Musk.

Saham Twitter ditutup turun 1,68 persen pada perdagangan Kamis (14/4/2022), sebelum libur panjang hari Tri Suci (Jumat Agung hingga Paskah). Begitu juga dengan saham Tesla yang merosot lebih dari 3,6 persen karena berita tersebut.

Dalam surat tersebut, ELon Musk juga menyampaikan telah menunjuk Morgan Stanley sebagai penasihat keuangan. Dia mengklaim bahwa dia tidak tertarik untuk mengakuisisi Twitter untuk menghasilkan uang dan bahkan mengatakan dia tidak yakin apakah dia akan mampu membeli perusahaan tersebut.

CEO Twitter, Parag Agrawal, memperingatkan investor tentang penawaran Elon Musk tersebut. Dia berjanji Dewan Direksi akan berhati-hati meninjau penawaran ELon Musk. 

“Dewan Direksi Twitter akan dengan hati-hati meninjau proposal tersebut untuk menentukan tindakan yang diyakininya demi kepentingan terbaik Perusahaan dan semua pemegang saham Twitter,” kata Parag Agrawal dalam rilis resmi Twitter. 

ELon Musk pertama kali mengungkapkan sahamnya di raksasa media sosial pada 4 April. Dia kemudian mendapatkan kursi di dewan direksi perusahaan sebelum membatalkan rencana tersebut, pada pekan lalu.

Orang terkaya nomor satu di dunia itu, sebelumnya telah mengkritik raksasa media sosial itu secara terbuka, melakukan polling kepada orang-orang di Twitter bulan lalu tentang apakah perusahaan mematuhi prinsip-prinsip kebebasan berbicara. Dia juga mengatakan dia sedang mempertimbangkan untuk membangun platform media sosial baru.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda