Erick Thohir Sebut BUMN Akan Dukung Pengembangan Kawasan Industri Batang

Djairan ยท Selasa, 30 Juni 2020 - 19:15 WIB
Erick Thohir Sebut BUMN Akan Dukung Pengembangan Kawasan Industri Batang

Menteri BUMN, Erick Thohir (kedua dari kiri) tengah berdiskusi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo (tengah) dan Presiden Jokowi (kiri) di Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/6/2020). (Foto: Ist)

BATANG, iNews.id - Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang akan menjadi salah satu sumber pendorong ekonomi Indonesia, khususnya Jawa Tengah (Jateng). BUMN akan berperan mempercepat pengembangan kawasan tersebut.

Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, KIT Batang merupakan hasil kolaborasi antara Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dengan BUMN. Untuk menarik investor, KIT Batang akan menerapkan konsep baru yakni para investor tidak perlu membeli lahan.

"Mereka bisa menyewa dalam jangka waktu panjang, dengan kerja sama dengan Holding Perkebunan yang dikoordinasikan PTPN III.
Melalui PTPN III, kami yang akan membebaskan lahan, sehingga tanah seluruh kawasan ini menjadi milik BUMN," katanya, Selasa (30/6/2020).

Keberadaan KIT Batang tidak hanya akan menciptakan lapangan kerja, melainkan juga memperbesar Upah Minimum Regional (UMR) di daerah tersebut yang masih tergolong rendah. Untuk tahap awal, kawasan tersebut akan menyerap sekitar 30.000 tenaga kerja lokal dengan pemanfaatan lahan 450 hektare (ha) dari total 4.000 ha.

Erick mengatakan, dukungan infrastruktur di sekitar KIT Batang sudah komplet. Di sisi utara, terdapat Tol Trans Jawa yang disiapkan Jasa Marga. Selain itu, PT KAI menyiapkan jalur kereta api sebagai dry port.

Sedangkan PLN menyiapkan jaringan listrik. Saat ini, PLTU Batang memiliki kapasitas 2x1.000 megawatt (MW) dan PLTS 50 MW.

BUMN lain yang memfasilitasi KIT Batang adalah PT PP yang bersama PT KIW menyiapkan master development, Pelindo III akan mengelola pelabuhan, dan Pertamina menyediakan jaringan gas dan bahan bakar.

Erick mengatakan, dukungan BUMN tersebut sesuai arahan Presiden untuk mempercepat pembangunan KIT Batang.

"Kementerian BUMN akan segera mengintegrasikan semua BUMN terkait dan bekerja sama dengan BUMD dan Swasta. Jika dikaitkan dengan persaingan ekonomi global yang semakin ketat di era post Covid-19, upaya Indonesia menambah kawasan industri khusus di Jawa Tengah, seperti halnya KIT Batang ini menjadi keharusan untuk meningkatkan daya saing,” tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah