Erick Thohir Siapkan Kejutan untuk BUMN Go Global

Suparjo Ramalan ยท Jumat, 24 Juli 2020 - 20:01 WIB
Erick Thohir Siapkan Kejutan untuk BUMN Go Global

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, akan ada kejutan yang dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir bagi perusahaan pelat merah di luar negeri. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga mengatakan, akan ada kejutan yang dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir bagi sejumlah perusahaan pelat merah di luar negeri. Kejutan itu telah dibahas dan akan direalisasikan dalam waktu dekat ini. 

"Kemarin kami sudah rapat dan beliau mengatakan akan menghasilkan sesuatu untuk BUMN di luar negeri. Beliau punya kejutan untuk semua BUMN yang ada di luar negeri, jadi tunggu saja tanggal mainnya," ujar Arya dalam diskusi virtual, Jakarta, Jumat (24/7/2020). 

Arya menyebut, kejutan itu berupa sebuah konsep besar mengenai arah dan kinerja anak dan cucu perusahaan BUMN yang saat ini ekspansi bisnis di luar negeri. Konsep itu akan membuat BUMN semakin kuat dan kompak dalam mengatur market dan peluang pasar di negara asing. 

"Yang pasti akan membuat BUMN kita sangat kuat di luar negeri dan akan lebih kompak mengatur market bersama-sama, bisa melihat peluang bersama-sama, dan sambil memanfaatkan kekuatan BUMN," ujarnya. 

Sebelumnya, Erick berkeinginan kuat mendorong perusahaan pelat merah membenahi rantai pasokan (supply chain) di dalam negeri lewat ekspansi bisnis di luar negeri.

Erick mengatakan, selama ini Indonesia masih menjadi target pasar dari negara lain. Untuk itu, pemasaran produk BUMN ke pasar internasional perlu digenjot. Guna mendukung hal hal tersebut, Kementerian BUMN meneken nota kesepahaman dengan Kementerian Luar Negeri terkait kerja sama lingkungan ekonomi untuk mendukung BUMN Go global.

"BUMN Go Global salah satunya kita ingin juga berpartisipasi memperbaiki supply chain yang ada di Indonesia, bahwa kita tahu selama ini kita hanya jadi market, tapi sampai kapan?,” ujarnya.

Erick berambisi menjadikan Indonesia tidak lagi menjadi pasar produk-produk asing. Bahkan mengakuisisi beberapa perusahaan di luar negeri akan dilakukan untuk membenahi rantai pasokan di Indonesia. 

Editor : Dani Dahwilani