Garuda Indonesia Targetkan Bisa Cetak Untung pada Akhir Tahun
Pihaknya akan mendorong kinerja grup melalui kerja sama operasional dan kerja sama strategis. Untuk kerja sama operasional, Garuda Indonesia melalui entitas anak Citilink akan menyinergikan dan memperluas pasar, serta membantu Sriwijaya Air memperbaiki kinerja operasi dan keuangan.
"Sedangkan untuk kerja sama strategis, kami akan membangun kapabilitas dan mengoptimalkan proses bisnis PT GMF AeroAsia serta mengembangkan potensi-potensi pasar yang ada," ujar Ari.
Hingga September 2018 lalu, Garuda Indonesia memang masih mencatat rugi bersih 131,72 juta dolar AS, lebih rendah 36 persen dibandingkan rugi bersih pada periode yang sama tahun sebelumnya 207,49 juta dolar AS. Ari berharap pada akhir tahun ini Garuda Indonesia bisa mencatatkan laba."Mudah-mudahan positif ya," ujar Ari.
Editor: Ranto Rajagukguk