Geram Banyak IUP Digadaikan ke Perbankan, Kepala BKPM: Ini Konyol

Iqbal Dwi Purnama ยท Jumat, 12 Agustus 2022 - 18:39:00 WIB
Geram Banyak IUP Digadaikan ke Perbankan, Kepala BKPM: Ini Konyol
Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia. (Foto: MPI/Iqbal Dwi Purnama)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Investasi/Kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, geram karena banyak izin usaha pertambangan (IUP) yang digadaikan ke perbankan bahkan dijual.

Menurut Bahlil, hal tersebut tidak boleh dilakukan. Pasalnya, IUP adalah izin yang diberikan oleh negara untuk dimanfaatkan oleh pelaku usaha, bukan untuk dijadikan sebagai jaminan di perbankan. 

"Izin ini sebenarnya tidak boleh digadaikan ke Bank, tidak boleh, tapi apa yang terjadi, sebagian izin di gadaikan ke Bank, konyol ini, jadi izin diambil dari negara, kemudian digadaikan ke Bank," ujar Bahlil, usai melakukan konferensi pers di Kantornya, Jumat (12/8/2022).

Dia mengungkapkan, fenomena inilah yang mendasari pemerintah membentuk tim satuas tugas (satgas) yang diketuai oleh Bahlil untuk mencabut 2.065 IUP.

Menurut dia, izin yang diberikan negara seharusnya untuk kegiatan produktif. Namun kenyataan di lapangan, banyak yang menyalahgunakannya untuk digadaikan ke perbankan.

"Itu kan berarti cuma butuh akses ke pejabat, dapat izin, terus izin digadaikan, ini yang banyak terjadi. Tanya perbankan (kenapa bisa setujui) saya bukan orang perbankan," kata Bahlil.

Selain itu, lanjutnya, ada fenomena lain yaitu menjual izin yang dikantongi oleh perusahaan, lahan yang mendapat izin bukannya digarap, tapi izinnya malah dijual ke pihak lain.

"Izin diterima kemudian sebagian ada yang dijual kembali, negara memberikan izin itu dalam rangka memproduksi. Kenapa izin kita cabut, karena banyak yang ditaro di bantal, ada yang digadaikan di bank, atau ada yang dijual kembali. Ini barang milik negara," tutur Bahlil.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda