Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pramono Waspadai Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Cabai saat Ramadan
Advertisement . Scroll to see content

Harga Cabai Meroket Tembus Rp104.000 per Kg di Awal Ramadan

Kamis, 06 Maret 2025 - 10:45:00 WIB
Harga Cabai Meroket Tembus Rp104.000 per Kg di Awal Ramadan
harga cabai di awal Ramadan meroket tajam tembus Rp104.000 per kg (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Harga cabai meroket tajam di pekan pertama Ramadan. Tercatat, rata-rata secara nasional harganya menyentuh Rp104.000 per kg.

Merespons hal itu, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menjelaskan kenaikan harga cabai terjadi karena banyak terjadi gagal panen karena hujan. Sehingga, pasokan berkurang.

"Jadi kalau cabai itu kalau hujan, bunganya rontok, sehingga tidak bisa sampai berbuah," ucap dia dalam kunjungannya di Pasar Johar Baru, Jakarta pada Rabu (5/3/2025).

Arief pun berharap para petani memiliki pelindung bagi tanaman cabainya kelak demi bisa mencegah gagal panen.

"Semoga ke depannya petani cabai kita bisa menerapkan cungkup atau ada green house-nya. Jadi cungkup itu bisa membantu tanaman cabai sampai bisa dipanen 20 kali," tutur dia.

Meski begitu, ia yakin harga cabai dapat kembali stabil dalam beberapa minggu ke depan. Namun ia berharap harganya tak jatuh terlalu dalam.

"Tapi kalau positifnya, harga di petani cabai hari ini recovery. Jadi kemarin 3-4 bulan lalu, harga cabai jatuh. Hari ini Saudara-saudara kita petani cabai bisa recovery. Ingat kata Bapak Presiden Prabowo, petani Indonesia harus bisa lebih sejahtera dan makmur," katanya.

Arief menyatakan harga cabai saat ini memang sudah melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Penjualan (HET). Namun demikian untuk komoditas lainnya masyarakat tak perlu khawatir karena cenderung stabil.

"Kalau tadi melihat di Pasar Johar, pasokannya baik, harganya juga baik, padahal ini pasar turunan. Jadi harganya saya lihat tidak ada yang di atas HAP dan HET, kecuali cabai. Memang tergantung sumber pasokannya, karena beda-beda," ujar Arief.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut