Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Minta Maaf soal Posting-an 'Mata Sipit' Asia, PM Finlandia: Kami Memerangi Rasisme
Advertisement . Scroll to see content

Harga Daging Ayam di Asia hingga Amerika Naik, Ini Penyebabnya

Senin, 30 Mei 2022 - 12:30:00 WIB
Harga Daging Ayam di Asia hingga Amerika Naik, Ini Penyebabnya
Harga daging ayam di Asia hingga Amerika naik, ini penyebabnya. Foto: Reuters
Advertisement . Scroll to see content

Inflasi dan Politik

Malaysia berencana melarang ekspor 3,6 juta ayam per bulan mulai 1 Juni mendatang. Pertimbangan utama mereka adalah mengamankan pasokan lokal dan membatasi lonjakan biaya pangan, dengan harga pangan mencapai level tertinggi sejak 2017 hingga April 2022.

Sebelum memberlakukan larangan ekspor, pemerintah Malaysia mencoba beberapa cara untuk mengendalikan harga ayam, termasuk memberlakukan harga pagu pada Februari, menjanjikan subsidi sekitar 730 juta ringgit atau 167 juta dolar AS untuk membantu meringankan beban produsen makanan yang bergulat dengan biaya yang lebih tinggi, dan menghapuskan persyaratan izin yang disetujui untuk impor unggas dan gandum. 

Namun sejauh ini hanya 50 juta ringgit subsidi yang telah dibetikan kepada peternak ayam, terutama kepada peternak kecil. Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob mengatakan, beberapa perusahaan besar tidak tertarik dengan subsidi dan ingin harga ditentukan oleh pasar. 

Pada saat yang sama, Komisi Persaingan Malaysia sedang menyelidiki laporan ada kartel yang mengendalikan harga dan produksi ayam di antara perusahaan-perusahaan besar. Ismail menyatakan akan menindak mereka menyabotase pasokan. Penyelidikan ini diharapkan selesai pada akhir Juni. 

Pemerintah Malaysia juga telah mendeklarasikan “jihad” terhadap perantara yang memanipulasi pasokan dan harga. Kabinet Malaysia akan membahas proposal ketahanan pangan pada 30 Mei.

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut