Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BI Kembali Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen, Deposit Facility Rate Naik Jadi 5 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Harga Minyak Mentah Turun dalam Sepekan, Brent Ambles 7 Persen

Sabtu, 04 Mei 2024 - 08:56:00 WIB
Harga Minyak Mentah Turun dalam Sepekan, Brent Ambles 7 Persen
Harga minyak mentah dunia turun pada perdagangan akhir pekan, Jumat (3/5/2024). Komoditas ini mengalami penurunan mingguan paling tajam dalam tiga bulan terakhir. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

“Perekonomian sedikit melambat, tetapi (data) memberikan jalan ke depan bagi The Fed untuk melakukan setidaknya satu kali penurunan suku bunga pada tahun ini," ujar Ekonom di Matador Economics, Tim Snyder. 

Sebelumnya, The Fed mempertahankan suku bunga stabil pada minggu ini dan menandai tingginya angka inflasi yang dapat menunda penurunan suku bunga. Suku bunga yang lebih tinggi biasanya membebani perekonomian dan dapat mengurangi permintaan minyak.

Perusahaan-perusahaan energi AS minggu ini memangkas jumlah rig minyak dan gas alam yang beroperasi selama dua minggu berturut-turut, ke level terendah sejak Januari 2022, menurut laporan Baker Hughes.

Jumlah rig minyak dan gas, yang merupakan indikator awal produksi di masa depan, turun delapan menjadi 605 dalam minggu yang berakhir 3 Mei, penurunan mingguan terbesar sejak September 2023. Jumlah rig minyak turun tujuh menjadi 499 pada minggu ini, yang terbesar penurunan mingguan sejak November 2023.

Premi risiko geopolitik akibat perang Israel-Hamas telah memudar ketika kedua belah pihak mempertimbangkan gencatan senjata sementara dan mengadakan pembicaraan dengan mediator internasional.

Lalu, pertemuan produsen minyak OPEC+ berikutnya, anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya termasuk Rusia, ditetapkan pada 1 Juni.

Manajer keuangan memangkas posisi net long minyak mentah berjangka AS dan posisi opsi dalam pekan hingga 30 April, menurut Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC).

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut