Harga Saham Terus Naik, Bank Syariah Indonesia Incar Masuk IDX BUMN 20

Aditya Pratama ยท Kamis, 04 Februari 2021 - 12:46:00 WIB
Harga Saham Terus Naik, Bank Syariah Indonesia Incar Masuk IDX BUMN 20
Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BIS), Hery Gunardi. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BIS) diluncurkan pada 1 Februari 2021. Emiten dengan kode BRIS itu menargetkan bisa masuk Indeks IDX BUMN 20

Direktur Utama BIS, Hery Gunardi mengatakan, harga saham BRIS naik lima kali lipat sejak IPO di harga Rp510 per lembar. Saat ini, harganya mencapai Rp2.750.

Kenaikan harga tersebut, kata Hery, berdampak pada nilai kapitalisasi pasar perseroan yang menembus Rp112,8 triliun. Kinerja positif saham tersebut diharapkan membuat BRIS masuk dalam indeks BUMN.

"Melihat kinerja saham BRIS yang positif di tengah pandemi kami berharap BRIS dapat menjadi primadona di Bursa serta dapat masuk dalam indeks IDX BUMN 20." katanya, Kamis (4/2/2021).

IDX BUMN 20 merupakan indeks yang diluncurkan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2018 lalu. INdeks ini berisikan 20 saham perusahaan tercatat BUMN, BUMD, dan afiliasinya. Indeks ini mempertimbangkan likuiditas dan kapitalisasi pasar selama enam bulan terakhir.

"Kami berharap kinerja ini semakin mendorong dan menginspirasi sektor keuangan dan perusahaan keuangan syariah tentunya untuk melantai di bursa," ucapnya.

Hery mengatakan, pasca merger tiga bank syariah BUMN, BSI menjadi bank terbesar ketujuh di Indonesia. Per 30 Desember, aset bank mencapai Rp240 triliun dengan pembiayaan Rp157 triliun, Dana Pihak Ketiga (DPK) Rp210 triliun, dan modal inti Rp22,6 triliun.

Mantan wakil direktur utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk itu menyadari tugas berat yang diembannya di BSI. Dia berkomitmen terus melakukan transformasi, menyempurnakan proses bisnis, hingga mendorong penggunaan teknologi digital. 

Editor : Rahmat Fiansyah