Hebat, Toko Kelontong SRC Sumbang Rp 69,3 Triliun untuk PDB di 2020
Kampanye ini merupakan lanjutan dari program SRCIS sebelumnya, untuk memperkuat semangat pelaku UMKM dalam menghadapi situasi ketidakpastian.
“Atas dasar itulah kami menghadirkan kampanye #DekatBerdampak. Filosofi ini diambil karena toko kelontong SRC hadir secara dekat dan menciptakan multiplier effect secara luas bagi masyarakat sekitarnya," ujar Arsjad.
Saat ini Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM telah menyiapkan rancangan peta jalan pengembangan koperasi dan UMKM masa depan di 2021-2024.
Harapannya, peta jalan ini akan dijadikan acuan bagi seluruh koperasi dan UMKM, termasuk toko kelontong untuk bangkit, naik kelas dan memberikan dampak signifikan kepada masyarakat luas.
Terkait dengan itu, Rima mengatakan, rangkaian kampanye #DekatBerdampak merupakan penegasan kontribusi SRCIS untuk mendukung Pemerintah dalam memajukan ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kesejahteraan bangsa. Hal ini menjadi sangat penting, mengingat saat pandemi Covid–19, sektor UMKM terkena imbas secara signifikan.
“Kami bersyukur toko kelontong SRC memiliki ketahanan menghadapi krisis dan terus menjalankan aktivitasnya didukung penjualan secara digital yang memampukan jangkauan dan akses masyarakat lebih terbuka dan luas. SRCIS siap menjadi bagian dari program Pemerintah yakni pemulihan ekonomi nasional melalui toko kelontong,” ujar Rima.
Selama 12 tahun, SRCIS sebagai bagian dari pelaku UMKM di Indonesia juga turut serta mengoptimalkan kehadiran dan peran toko kelontong bagi kehidupan masyarakat. Saat ini, jaringan SRCIS mencapai lebih dari 130.000 toko dan menyebar di seluruh wilayah di Indonesia. Pernyebaran SRC adalah di 408 kabupaten/kota di 34 Provinsi di seluruh Indonesia.
Editor: Jeanny Aipassa