Holding BUMN Jasa Survei Ditargetkan Jadi Market Leader di Asia Tenggara

Agung Bakti Sarasa ยท Minggu, 02 Mei 2021 - 07:11:00 WIB
Holding BUMN Jasa Survei Ditargetkan Jadi Market Leader di Asia Tenggara
Kegiatan Sosialisasi Persiapan Holding BUMN Jasa Survei di Hotel Shangrila Surabaya, Kamis (28/4 2021). Foto: Ist.

BANDUNG, iNews.id - Tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bidang Jasa Survei, yakni PT Biro Klasifikasi Indonesia, PT Sucofindo, dan PT Surveyor Indonesia ditargetkan menjadi market leader di Asia Tenggara (ASEAN). 

Direktur Utama PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), Rudiyanto mengatakan, kolaborasi tiga BUMN dalam satu holding ini akan mampu menguatkan posisi jasa survei, khususnya di era volatility, uncertainty, complexity dan ambiguity (VUCA).

"Jika saling berkolaborasi, menguatkan, dan meningkatkan strategi bisnis, dengan komitmen yang terjaga, kami optimis BUMN Jasa Survei dapat menjadi top 5 market leader di Asia Tenggara. Hal ini pun menjadi target bersama di 2024," ujar Rudiyanto dalam keterangan resminya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Sucofindo, Bachder Djohan Buddin optimistis bahwa holding ini mampu membawa BUMN Jasa Survei bersaing dengan perusahaan asing lainnya. 

"Sinergi dan kolaborasi ini mampu menguatkan kapasitas dan kapabilitas BUMN Jasa Survei, sehingga kami optimis mampu berkompetisi dengan perusahaan-perusahaan TIC global," katanya.

Direktur Komersial 2 PT Surveyor Indonesia Darwin Abas menambahkan, kunci keberhasilan yang harus dipegang bersama dalam menyukseskan holding adalah kolaborasi, komunikasi, dan koordinasi (3K).

"Dengan berkolaborasi, kita dapat saling melengkapi, baik dari segi layanan jasa, kompetensi sumber daya manusia, maupun peralatan dan aset," ujar Darwin.

Acara sosialisasi ini sebelumnya telah berlangsung di area Sumatera dan Kalimatan. Proses pembentukan holding saat ini telah memasuki tahap penetapan rancangan peraturan pemerintah (RPP) menjadi peraturan pemerintah oleh Presiden Joko Widodo.

"Ketika PP telah ditandatangani, maka strategi bisnis kita akan dijalankan bersama-sama. Untuk menyiapkan hal tersebut, kita juga telah membentuk PMO (project management office). Tim ini dibentuk untuk mengintegrasikan seluruh aspek dari tiga BUMN Jasa Survei menjadi satu, sehingga kelak mampu meningkatkan revenue serta efisiensi sistem operasional," tutur Direktur Pengembangan dan Sumber Daya PT BKI Saifuddin Wijaya.

Tim PMO sendiri beranggotakan perwakilan masing-masing BUMN Jasa Survei yang bertugas menginisiasi mulai dari level strategis hingga level pelaksana dalam seluruh aspek pengelolaan dan bisnis perusahaan ketiga anggota holding BUMN Jasa Survei.

Seperti diketahui, Kementerian BUMN tengah menjalankan rencana pembentukan holding BUMN yang merupakan program menyatukan beberapa BUMN tertentu dengan karakteristik bisnis serupa.

Rencana tersebut bertujuan memperbesar skala dan daya saing usaha serta meningkatkan kontribusi BUMN terhadap pembangunan Nasional. Program pembentukan holding di antaranya dilakukan pemerintah terhadap BUMN klaster jasa survei. 

Editor : Jujuk Ernawati