Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hyundai Ajukan Rencana IPO di India, Incar Dana hingga 3 Miliar Dolar AS
Advertisement . Scroll to see content

Hyundai Motor dan Adaro Minerals Teken MoU untuk Amankan Persediaan Alumunium

Jumat, 18 November 2022 - 12:41:00 WIB
Hyundai Motor dan Adaro Minerals Teken MoU untuk Amankan Persediaan Alumunium
Hyundai Motor Company dan PT Adaro Minerals Indonesia Tbk menandatangani MoU untuk komitmen pengamanan ketersediaan aluminium yang stabil. (Foto: dok Hyundai Motor Company)
Advertisement . Scroll to see content

Aluminium di Indonesia, kaya akan sumber daya alam dan energi, dinilai memiliki daya saing di masa depan. Aluminium hijau Indonesia diklasifikasikan sebagai aluminium rendah karbon menggunakan pembangkit listrik tenaga air, di mana merupakan sumber listrik ramah lingkungan dan diharapkan dapat menyediakan aluminium yang memenuhi kebijakan carbon neutralization milik HMC di tengah meningkatnya permintaan aluminium di produsen mobil global.

Selain itu, ketersediaan dan permintaan menjadi tidak stabil karena variabel situasional yang tidak dapat diprediksi dan menyebabkan kenaikan harga energi untuk produksi aluminium.

Senior Vice President and Head of Hyundai Motor Asia Pacific Headquarter, Youngtack Lee mengatakan, Hyundai Motor Company telah mulai mengoperasikan pabrik manufaktur di Indonesia dan telah secara aktif bekerja sama dalam berbagai bidang di Indonesia, di mana hal ini kemudian dapat menciptakan sinergi di industri otomotif masa depan, seperti berinvestasi dalam joint ventures manufaktur sel baterai.

“Kerja sama smelter aluminium ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan kerja sama antara Hyundai Motor Company dan Indonesia dengan sinergi yang lebih kuat,” ujarnya. 

Bagian dari kerja sama dalam MoU ini, antara lain produksi dan ketersediaan aluminium yang diproduksi oleh KAI dan Hyundai Motor berhak membeli aluminium produksi KAI sejak tahap awal, kemudian negosiasi pertama pembelian aluminium karbon rendah produksi KAI mendatang (volume offtake belum ditentukan pada kisaran sekitar 50,000 TPA hingga 100,000 TPA).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut