IHSG Pagi Cari Arah, Naik Tipis ke 5.149

Aditya Pratama ยท Senin, 10 Agustus 2020 - 09:26 WIB
IHSG Pagi Cari Arah, Naik Tipis ke 5.149

IHSG pagi menguat. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cari arah pada perdagangan, Senin (10/8/2020), pagi. Saat dibuka, indeks dibuka merosot ke 5.143,79.

Dalam beberapa menit, indeks sempat bolak-balik arah. Sekitar pukul 09.12 WIB, indeks naik tipis 5,84 poin atau 0,11 persen menjadi 5.149,74. Dari 413 saham yang diperdagangkan, 191 di antaranya menguat, 84 melemah dan 138 stagnan.

Frekuensi perdagangan tercatat 62.303 kali dengan nilai transaksi Rp498,90 miliar dan 672,07 juta lembar saham diperjualbelikan. 10 indeks sektoral penggerak IHSG mayoritas menguat, sementara empat di antaranya mencatatkan koreksi.

Sektor tambang memimpin pelemahan dengan turun 0,56 persen. Kontributor utama yang membawa indeks ke zona hijau, yaitu sektor perkebunan yang naik 0,77 persen.

Investor asing mewarnai perdagangan pagi dengan aksi jual bersih (net sell) Rp33,48 miliar.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers yaitu PT Sunindo Adipersada Tbk (TOYS) naik Rp135 atau 24,77 persen ke Rp680, PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) naik Rp24 atau 10,34 persen ke Rp255 dan PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) naik Rp24 atau 6,94 persen ke Rp370.

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) turun Rp14 atau 5,07 persen ke Rp262, PT Kresna Graha Investama Tbk (KREN) turun Rp4 atau 3,88 persen ke Rp99 dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) turun Rp75 atau 3,66 persen ke Rp1.975.

Di pasar regional, bursa saham asia diperdagangkan bervariasi karena investor tetap berhati-hati atas meningkatnya ketegangan AS-China dalam beberapa pekan terakhir. Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,64 persen.

Di Australia, ASX 200  naik 1,12 persen, dengan semua sektor diperdagangkan lebih tinggi. Pasar saham daratan Cina merosot dengan indeks Shanghai merosot. 

Di Hong Kong, indeks Hang Seng turun 1,05 persen. Pasar saham di Jepang tutup untuk hari libur.

Editor : Ranto Rajagukguk