Imbas Kasus Archegos, Dua Petinggi Credit Suisse Mundur
ZURICH, iNews.id - Bank raksasa Swiss, Credit Suisse AG akan mengumumkan kerugian akibat kasus Archegos dalam waktu dekat. Kasus itu juga membuat dua petinggi bank mundur dari jabatannya.
Dikutip dari Reuters, Selasa (6/4/2021), Chief Risk Officer Credit Suisse Lara Warner dan Head of Investment Banking Brian Chin akan mundur. Kedua orang tersebut dinilai paling bertanggung jawab karena menyeret Credit Suisse pada kasus gagal bayar Archegos Capital Management.
Perusahaan family office itu sebelumnya gagal memenuhi margin call. Dengan aset sekitar 10 miliar dolar AS, Archegos ternyata memiliki posisi 50 miliar dolar AS di saham dengan transaksi marjin.
Archegos dikelola oleh mantan manajer investasi Sung Kook Hwang atau yang dikenal Bill Hwang. Kegagalan Archegos memenuhi margin call tersebut membuat bank-bank yang menalangi transaksi tersebut menjual saham koleksi Archegos secara paksa (forced sell).
Credit Suisse bukan satu-satunya bank yang terlilit kasus tersebut. Beberapa bank besar seperti JPMorgan dan Nomura juga terseret dan rugi miliaran dolar AS. Sementara Credit Suisse sebelumnya diperkirakan merugi antara 3-4 miliar dolar AS atau Rp4-Rp6 triliun.
Analis Berenberg Eoin Mullany menilai, kerugian itu membuat rencana Credit Suisse melakukan pembelian kembali (buyback) saham terancam batal.
Namun, tak semua bank rugi karena tersangkut Archegos. Goldman Sachs, Morgan Stanley, dan Deutsche Bank AG berhasil lolos tanpa kerugian. Bank terbesar AS, Wells Fargo & Co juga tak merugi meski memiliki relasi dengan Archegos.
"Kami memiliki hubungan prime brokerage dengan Archegos. Kami selalu menggenggam jaminan yang baik dalam beberapa minggu terakhir, sehingga tidak memiliki eksposur," kata Juru Bicara Wells Fargo.
Editor: Rahmat Fiansyah