Imbas Sanksi Barat, Marriott Bakal Hengkang dari Rusia setelah 25 Tahun Beroperasi

Aditya Pratama ยท Senin, 06 Juni 2022 - 06:42:00 WIB
Imbas Sanksi Barat, Marriott Bakal Hengkang dari Rusia setelah 25 Tahun Beroperasi
Jaringan hotel Marriott mengumumkan akan meninggalkan Rusia setelah 25 tahun beroperasi di negara itu. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Jaringan hotel Marriott mengumumkan akan meninggalkan Rusia setelah 25 tahun beroperasi di negara itu. Manajemen hotel menyebut, sulit untuk tetap beroperasi di negara beruang merah tersebut di tengah sanksi-sanksi negara Barat.

Mengutip BBC, perusahaan menutup kantornya di Moskow dan menghentikan investasi di Rusia pada bulan Maret, setelah invasi negara itu ke Ukraina. Namun, 22 hotel di Rusia yang dimiliki oleh pihak ketiga tetap buka.

Marriott mengatakan, proses penangguhan operasi di Rusia rumit.

"Kami telah sampai pada pandangan bahwa pembatasan AS, Inggris, dan Uni Eropa yang baru diumumkan akan membuat Marriott tidak mungkin untuk terus beroperasi atau mewaralabakan hotel di pasar Rusia," tulis keterangan perusahaan dikutip, Senin (6/6/2022).

Manajemen menambahkan, perusahaan tetap mendukung individu-individu di Ukraina dan Rusia untuk mendapatkan pekerjaan dengan Marriott di luar negara-negara yang terkena dampak konflik.

"Kami terus bergabung dengan rekan-rekan kami dan jutaan orang di seluruh dunia untuk berharap diakhirinya kekerasan saat ini dan awal dari jalan menuju perdamaian," kata manajemen Marriott.

Editor : Aditya Pratama

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:








Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda