Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Serangan Beruang Makin Ganas di Jepang, Incar Orang di Toilet Umum
Advertisement . Scroll to see content

Impor Kereta Bekas dari Jepang Bisa Dilakukan, Luhut: Perlu Diaudit BPKP

Jumat, 03 Maret 2023 - 21:14:00 WIB
Impor Kereta Bekas dari Jepang Bisa Dilakukan, Luhut: Perlu Diaudit BPKP
Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Dia mengungkapkan, meski produksi kereta baru biayanya mahal, namun dengan memproduksi di dalam negeri makan perputaran uang akan terjadi di dalam negeri. Untuk itu, harus dibuat perencanaan yang matang agar tidak mendadak harus impor untuk memenuhi kebutuhan rangkaian kereta di dalam negeri.

"Jadi saya bilang kenapa nggak dibuat perencanaan supaya tidak impor, memang mungkin sedikit lebih mahal.  Tapi itu kan berputar uangnya di dalam negeri," kata Luhut. 

Seperti diberitakan sebelumnya, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) berencana untuk mengimpor kereta rel listrik (KRL) bekas dari Jepang sebagai pengganti 10 rangkain KRL yang akan dipensiunkan tahun ini dan 16 rangkain tahun 2024.

Impor kereta dilakukan guna memenuhi tingkat kehandalan, kenyamanan dan keselamatan yang sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum (SPM). 

Editor: Jeanny Aipassa

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut