Ini 3 Konglomerat Indonesia yang Sukses Dari Jualan Obat, Nomor 1 Anak Tukang Kerupuk

Ikhsan Permana SP ยท Selasa, 01 November 2022 - 18:22:00 WIB
Ini 3 Konglomerat Indonesia yang Sukses Dari Jualan Obat, Nomor 1 Anak Tukang Kerupuk
3 Konglomerat Indonesia yang Sukses dari Berjualan Obat. (Foto: istimewa))

JAKARTA, iNews.id - Ada 3 Konglomerat Indonesia yang sukses dari berjualan obat. Mereka bahkan meraup kekayaan dari jualan obat dan menempati daftar 100 orang terkaya Indonesia versi Forbes. 

Jumlah masyarakat Indonesia yang mencapai 270 juta orang diakui menjadi pasar yang sangat strategis untuk berbagai bidang usaha, termasuk kesehatan.

Potensi inilah yang membuat ke-3 konglomerat ini fokus di bisnis obat-obatan dan meraih kesuksesan bahkan meraup kekayaan. 

Dilansir dari berbagai sumber, berikut 3 konglomerat Indonesia yang sukses dari menjual obat:

1. Boenjamin Setiawan

Boenjamin Setiawan merupakan orang sukses di balik bisnis PT Kalbe Farma. Dari perusahaan obat tersebut, Boenjamin menjadi salah satu dari 50 orang terkaya di Indonesia.

Menurut catatan Forbes pada tahun 2021, Boenjamin  memiliki kekayaan 4,2 miliar dolar AS atau setara Rp65,1 triliun. Dia merupakan anak seorang tukang kerupuk yang lahir di Tegal, Jawa Tengah, pada 23 September 1933.

Pria yang akrab disapa dr. Boen mendirikan perusahaan farmasi PT Kalbe Farma pada 1966 bersama dengan saudara dan satu orang temannya. Perusahaannya tersebut dimulai dari garasi mobil rumahnya di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Pada awalnya perusahaan yang dibuatnya hanya meracik obat dari resep dokter. Kemudian berkembang dan mulai memproduksi obat yang dijual bebas di pasaran, seperti Promag, Neuralgin, Komix, dan yang lainnya.

PT Kalbe Farma mencatatkan sahamnya masuk di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1991. Perusahaannya kian berkembang dari tahun ke tahun, pabrik obat tersebut telah bekerja sama dengan mitra internasional dan juga mampu bersaing di pasar ekspor.

Editor : Jeanny Aipassa

Halaman : 1 2

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda