Ini Alasan Negara Turun Tangan Tarik Investasi Baterai Kendaraan Listrik

Antara · Rabu, 30 Desember 2020 - 16:04:00 WIB
Ini Alasan Negara Turun Tangan Tarik Investasi Baterai Kendaraan Listrik
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia. (Foto: Ant)

Prospek bisnis kendaraan listrik, menurut Bahlil, juga sangat cerah karena negara-negara di dunia mulai meningkatkan porsi kendaraan listrik yang beredar di jalanan menjadi 25 persen, bahkan ada yang 100 persen.

"Di samping itu, kalau B to B, saya punya keyakinan keterlibatan pengusaha lokal itu diabaikan. Saya tidak mau kecolongan-kecolongan seperti itu karena perintah Bapak Presiden setiap investasi masuk harus betul-betul melibatkan pengusaha nasional di daerah dan UMKM. Tenaga kerja juga harus dari dalam negeri. TKDN juga. Jadi kita kunci di situ, baru B to B silakan dibicarakan," kata Bahlil.

Belum lama ini, BKPM meneken nota kesepahaman dengan LG Energy Solution, anak usaha konglomerasi LG Group untuk pengembangan industri baterai kendaraan listrik. 

Penandatanganan dilakukan oleh Bahlil Lahadalia dengan perwakilan LG Energy Solution di Seoul, Korea Selatan pada 18 Desember 2020 dan disaksikan oleh Menteri Perdagangan, Perindustrian, dan Energi Korea Selatan Sung Yun-mo.

Editor : Rahmat Fiansyah