Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bos Danantara Bertemu Pimpinan Moody’s di AS, Tegaskan Stabilitas Ekonomi RI
Advertisement . Scroll to see content

Ini Dia Strategi Ekonomi Ganjar Pranowo yang Keren Abis

Minggu, 01 Oktober 2023 - 16:11:00 WIB
Ini Dia Strategi Ekonomi Ganjar Pranowo yang Keren Abis
Ganjar Pranowo punya strategi ekonomi untuk dorong UMKM (Foto: iNews/Hari Tambayong)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Calon presiden 2024 Ganjar Pranowo baru-baru ini memberikan gagasan agar bank plat merah mau membuka akses Kredit Usaha Rakyat (KUR). Ganjar meyakini bahwa jika hal tersebut bisa dilakukan maka dapat memicu kemajuan ekonomi nasional khususnya dari bidang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

 Gagasan tersebut disambut baik oleh Menteri BUMN Erick Thohir yang merespons bahwa dirinya sangat setuju dengan gagasan Ganjar Pranowo. Menurut Erick UMKM memang menjadi prioritas karena kemampuan daya serap tenaga kerjanya cenderung tinggi dibandingkan korporasi besar.  

“Saya sangat setuju, karena dilihat kondisi hari ini dibandingkan sebelumnya, semuanya terdampak. UKM ini memang menjadi prioritas, karena mayoritas UMKM menyerap tenaga kerja cukup besar dibanding koperasi lainnya. Ini harus diprioritaskan,” tutur Erick. 

Pengalaman Ganjar Pranowo saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah telah membuktikan hasil yang cukup menjanjikan untuk UMKM dari program yang telah diluncurkan. Contohnya melalui Program KUR Super Mikro untuk akses modal UMKM di Jawa Tengah, para UMKM bisa mengajukan kredit dengan bunga hanya sebesar 3% saja per tahun.

Hasilnya, nilai penyaluran KUR Provinsi Jateng mencapai Rp55,27 triliun pada tahun 2022 ketika Ganjar Pranowo masih menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah. Selain itu, Ganjar juga pernah menyampaikan bahwa dirinya mendukung konsep ekonomi sirkular atau ekonomi hijau dan energi terbarukan demi mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Hal ini, pernah diutarakan dirinya ketika menghadiri Central Java Investment Business Forum (CJIBF) pada Senin (21/8) di Candi Borobudur. Ekonomi sirkular atau ekonomi hijau adalah suatu konsep ekonomi yang bertujuan untuk mengurangi limbah dan memaksimalkan penggunaan sumber daya alam dengan cara merancang, menggunakan, dan mengelola produk dan bahan dengan cara yang memungkinkan siklus hidup yang lebih lama, serta mengurangi pembuangan akhir (sampah).

Ganjar mengatakan dengan optimis, bahwa melalui pendekatan ini, dirinya akan melibatkan masyarakat secara aktif dalam menjaga lingkungan dan pada waktunya menarik minat investor. Menurutnya dengan menggunakan pendekatan ekonomi sirkular, jumlah investor yang masuk ke wilayah Jawa Tengah akan mengalami peningkatan dan tentu akan meningkatkan lapangan kerja.

Laporan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Jawa Tengah mencatat, jumlah realisasi investasi di Jawa Tengah pada tahun 2016 mencapai Rp38 triliun, pada tahun 2017 mencapai Rp51,5 triliun, 2018 mencapai Rp59,2 triliun, dan tahun berikutnya mencapai Rp59 triliun.

 Lebih lanjut, dalam acara itu Ganjar juga terus mengajak para investor untuk datang dan menanamkan modalnya di Jawa Tengah terutama di sektor energi terbarukan. Bahkan dirinya pun juga tak segan untuk turun tangan dan memfasilitasi kerjasama dengan berbagai pihak terkait.

“Kita akan mengundang para investor. Silakan datang kepada kami dan diskusikan kemungkinan penerapan di Jawa Tengah, termasuk lokasinya,” ujar Ganjar.

Melihat 2 contoh strategi ekonomi tersebut, terbukti konsep yang diadopsi oleh Ganjar ini berhasil meningkatkan sektor pembangunan, perdagangan, dan pariwisata di Jawa Tengah. Selain itu program seperti KUR juga menjadi salah satu bukti nyata kompetensi dan perhatian Ganjar Pranowo terhadap pembangunan UKM dan UMKM.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut