Ini Rute Internasional yang Bakal Ditutup Manajemen Garuda Indonesia

Aditya Pratama ยท Senin, 21 Juni 2021 - 19:54:00 WIB
 Ini Rute Internasional yang Bakal Ditutup Manajemen Garuda Indonesia
Pesawat Garuda Indonesia.

JAKARTA, iNews.id - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk tengah mengawasi secara ketat tiga rute penerbangan internasional. Hal itu dilakukan setelah maskapai BUMN itu, memutuskan untuk menutup beberapa rute internasional untuk mengatasi krisis keuangan.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, mengatakan pihaknya telah menutup penerbangan untuk rute dari dan menuju ke Perth dan Melbourne, Australia, dan Osaka, Jepang.

Selanjutnya, Garuda Indonesia juga meninjau tiga rute penerbangan yang dinilai sangat ketat dan sulit mendatangkan keuntungan bagi perseroan. 

Ketiga rute internasional yang diawasi ketat untuk kemungkinan menyusul ditutup oleh manajemen Garuda Indonesia adalah Amsterdam-Jakarta, Jakarta-Kuala Lumpur, dan Jakarta- Sydney.

"Untuk Singapura juga karena agak challenging mulai kita kurangi. Tidak semua rute internasional kitatutup karena ada yang justru menguntungkan, seperti Bangkok, Hongkong, dan China dan yang kami monitor juga Seoul," ujar Irfan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR, Senin (21/6/2021).

Dia menjelaskan, penutupan rute-rute tersebut dilakukan karena pihaknya mengalami kerugian. Hanya saja, masih terdapat beberapa rute yang masih dipertahankan walaupun saat ini rugi tapi memiliki potensi untuk untung.

"Pada dasarnya kita tertutupnya karena seluruh negara tertutup, basis penerbangan kita sebenarnya berbasis kargo. Jadi, kita isi kargo abis itu penumpang seadanya aja kita bawa," kata Irfan.

Dia menyebut, kemungkinan ke depan maskapai plat merah ini belum bisa untung karena kondisi yang ada dan tidak mungkin operasional kargo dihentikan.

“Ke depan kami lihat yang mungkin tidak untung karena kondisi dan tidak mungkin kami naikkan kargo, kami hentikan
 Seperti Melbourne, Perth mulai bulan depan kami hentikan. Osaka sudah kami hentikan. Satu penerbangan ke benua Australia yang masih kami pertahankan yakni Sydney," tutur Irfan. 

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: