Ini Sektor Prioritas yang Harus Dibangun di Kawasan Inti IKN Nusantara

Iqbal Dwi Purnama ยท Sabtu, 01 Oktober 2022 - 09:33:00 WIB
Ini Sektor Prioritas yang Harus Dibangun di Kawasan Inti IKN Nusantara
Otorita IKN Nusantara akan berfokus pada pengembangan wilayah di KIPP menjadi kota layak huni hingga tahun 2024. (Foto: Antara/HO-Kementerian PUPR)

JAKARTA, iNews.id - Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) membeberkan sektor prioritas yang harus dibangun di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN Nusantara

Wakil Kepala Otorira IKN, Dhony Rahajoe, mengatakan setidaknya ada 11 sektor prioritas yang harus dibangun di KIPP IKN Nusantara yang terletak di Kalimantan Timur itu. 

Adapun ke-11 sektor prioritas tersebut, yaitu perkantoran, perumahan, sarana kesehatan, sarana pendidikan, sarana pusat belanja kebutuhan sehari-hari, lifestyle/leisure spaces, pengelolaan air minum, green energy, e-mobility, dan  Information and communication technologies (ICT). 

"Ini adalah sektor-sektor prioritas yang dibutuhkan untuk dibangun di kawasan inti pusat pemerintahan IKN Nusantara. Tujuannya untuk pengembangan ekosistem kota yang pada tahun 2024 bisa dihuni," kata Dhony, saat dihubungi MNC Portal, Jumat (30/9/2022).

Dia mengungkapkan, pembangunan IKN Nusantara menjadi magnet investasi baru di Indonesia. Proyek tersebut diminati lantaran diprediksi bakal menjadi hub baru perekonomian Indonesia.

Seperti diketahui, komposisi pembiayaan proyek tersebut 20 persen dari APBN, dan 80 persen sisanya mengandalkan pendanaan alternatif lain termasuk Invetasi langsung untuk pembangunan pengembangan kotanya.

Menurut Dhony, pembangunan IKN telah menarik perhatian investor, baik dari dalam maupun luar negeri. Hal itu, terlihat dari banyaknya surat pernyataan minat berinvestasi yang diterima Badan Otorita IKN.  

"Sudah banyak yang melayangkan surat minat berinvestasi baik dari dalam maupun luar negeri," ujar Dhony. 

Meski demikian, Badan Otoritas IKN belum bisa membeberkan siapa dan dari mana saja investor tersebut. Karena memang baru sebatas pelayangan surat dan belum bisa diberitahukan detail angkanya.

"Karena surat-surat minat ini sedang kami proses, belum bisa saya share," ungkap Dhony.

Dihubungi secara terpisah, Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Paulus Totok Lusida mengatakan para pengembang sudah siap untuk mendukung pembangunan IKN Nusantara. 

Bahkan Totok dan 10 pengembang besar dan kecil di dalam negeri sudah sempat menerima undangan dari Kementerian PPN/Bappenas terkait sektor yang perlu digarap lebih dulu.

"Pengembang besar dan kecil minat, kita akan seimbangkan mereka kasih kesempatan mereka disini kita ada kebanggaan untuk pembangunan ibu kota baru," kata Totok.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda