Jadi Induk Holding BUMN Industri Pertahanan, Len Industri Ambil Alih Saham 4 Perusahaan Pelat Merah

Suparjo Ramalan ยท Selasa, 30 November 2021 - 18:19:00 WIB
Jadi Induk Holding BUMN Industri Pertahanan, Len Industri Ambil Alih Saham 4 Perusahaan Pelat Merah
PT Len Industri (Persero). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - PT Len Industri (Persero) akan mengambil alih seluruh saham negara di empat perusahaan pelat merah yang bergerak di industri pertahanan. 

Keempat perusahaan tersebut diantaranya PT Pindad (Persero), PT PAL Indonesia (Persero), PT Dahana (Persero), dan PT Dirgantara Indonesia (Persero). 

Tujuan pengambilalihan saham tersebut untuk mendukung pembentukan Holding BUMN Pertahanan. Selanjutnya Len Industri akan menjadi induk Holding BUMN Industri Pertahanan

Kabar tersebut resmi diumumkan masing-masing manajemen perusahaan. Dalam pengumuman disebutkan seluruh saham seri B milik negara di empat perseroan pelat merah itu akan dialihkan ke Len Industri.

"Dalam rangka pembentukan Holding BUMN sektor Industri Pertahanan, kami, Direksi dari PT Len Industri (Persero), PT Pindad (Persero), PT PAL Indonesia (Persero), PT Dahana (Persero), dan PT Dirgantara Indonesia (Persero) bermaksud untuk mengumumkan rencana pengambilalihan seluruh saham seri B milik Negara Republik Indonesia di masing-masing perusahaan (Rencana Pengambilalihan) kepada PT Len Industri (Persero)," tulis pengumuman tersebut, Selasa (30/11/2021).

Sementara itu, setiap kreditur atau pihak yang memiliki tagihan terhadap masing-masing perusahaan, dapat mengajukan keberatannya atas rencana pengambilalihan di masing-masing perusahaan secara tertulis kepada masing-masing perusahaan dengan alamat resmi perusahaan dan jangka waktu 14 hari kalender setelah tanggal pengumuman, pada 30 November 2021. 

Apabila hingga tenggat waktu tersebut, masing-masing perusahaan tidak menerima keberatan apapun, maka rencana pengambilalihan dianggap telah disetujui. 

Saat ini, konsolidasi pendirian Holding BUMN Industri Pertahanan terus digodok Kementerian BUMN selaku pemegang saham. Konsolidasi tidak saja dilakukan antar-BUMN di sektor pertahanan, namun juga menyasar industri pertahanan negara lain. 

Sebelumnya, Menteri BUMN, Erick Thohir, mengumumkan kerja sama antara PT Pindad (Persero) dengan Holding Qatar, Barzan. Kolaborasi antara BUMN Qatar itu dengan Pindad adalah untuk memajukan industri pertahanan dalam negeri.

"Alhamdulillah, dalam pertemuan ini Barzan menyatakan komitmennya untuk bekerja sama dengan Pindad untuk memajukan industri pertahanan Indonesia. Barzan menyatakan bahwa kerja sama ini nantinya bukan hanya bisnis, namun juga mencakup alih teknologi dan pengembangan SDM Pindad agar dapat bersaing dalam rantai nilai global," ujar Erick Thohir, Senin (8/11/2021).

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: