Jasa Marga Dipastikan Jadi Pembeli Mayoritas Tol Trans Jawa
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berharap PT Jasa Marga (Persero) Tbk membeli ruas tol Trans Jawa milik PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Hal ini dilakukan agar perusahaan pelat merah berkode JSMR itu bisa fokus dalam pengelolaan tol khususnya di wilayah Jawa.
"Supaya dia (Jasa Marga) jadi operator seluruh Trans Jawa, nyambung. Di luar itu swasta," kata Deputi Bidang Usaha Konstruksi, Sarana, dan Prasarana Perhubungan, Kementerian BUMN, Ahmad Bambang ketika ditemui di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta (9/11/2017)
Bambang menjelaskan, lelang 10 tol di Trans Jawa sampai saat ini tetap berjalan. Jasa Marga kepincut untuk mengempit mayoritas tol milik Waskita Karya di Trans Jawa.
Mencuat isu, negosiasi harga terkait lelang itu masih belum mencapai titik temu. Namun, tersendatnya pembelian itu karena JSMR tengah menerbitkan obligasi dengan produk Project Bonds di bursa sehingga tidak dapat melakukan transaksi.
"Nah kita bisa gunakan cara lain, PP (PT Pembangunan Perumahan) bisa nalangin dulu kan bisa beli dulu nanti alihkan lagi. Itu caranya saja yang penting kepentingan nasional satu jalur ini satu tangan," ucapnya.
Rencananya Jasa Marga memang tidak mengikuti keseluruhan lelang, tapi cukup dijadikan pemegang mayoritas supaya bisa menjadi operator. "Boleh 54% atau 55%, nanti liat kemampuannya," ujarnya.
Jika mayoritas tol Trans Jawa dimiliki maka BUMN bisa membantu Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk berjualan, misalnya dengan membuka rest area di Trans Jawa. "Kalau swasta kan jadi seperti sekarang UKM disuruh bayar lima tahun, kan UKM mana punya uang," tuturnya.
Selain PT Pembangunan Perumahan ia mengatakan belum mendapat rekomendasi lain. Ia berharap pemerintah segera menyiapkan lahanya supaya BUMN bisa membelikan dulu sebelum kemudian dialihkan ke Jasa Marga. Ditargetkan semuanya bisa selesai pada tahun ini.
Sekadar informasi, lewat anak usaha Waskita Karya, Waskita Toll Road menawarkan divestasi atas 10 ruas jalan tol yang dimiliki perseroan. 10 ruas jalan tol tersebut terdiri dari tujuh ruas tol Trans Jawa meliputi, tol Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang, Batang-Semarang, Solo-Mantingan-Ngawi, Ngawi-Kertosono, Pasuruan-Probolinggo.
Editor: Yudistiro Pranoto