Jokowi Sebut Jika Kawasan Industri Ini Berhasil, RI Akan Diperhitungkan Dunia

Dita Angga ยท Senin, 17 Januari 2022 - 15:55:00 WIB
Jokowi Sebut Jika Kawasan Industri Ini Berhasil, RI Akan Diperhitungkan Dunia
Presiden Jokowi sebut jika kawasan industri ini berhasil, RI akan diperhitungkan dunia. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengatakan, Kawasan Industri Hijau di Kalimantan Utara (Kaltara) bisa membuka kesempatan bagi Indonesia menjadi negara industri besar yang diperhitungkan dunia.

“Kalau ini berhasil, kawasan industri seluas 16.000 (hektare) ini akan menjadi sebuah gerbang bagi Indonesia baru, menjadi sebuah negara industri yang besar yang patut diperhitungkan dunia. Pintu gerbangnya ada di situ, di kawasan industri hijau Kalimantan Utara,” kata dia dalam Dies Natalis ke-67 Universitas Katolik Parahyangan, Bandung, Jawa Barat, dikutip dari Antara, Senin (17/1/2022).

Jokowi menargetkan pembangunan kawasan industri hijau di Kaltara untuk tahap pertama bisa rampung dalam waktu 4 hingga 5 tahun mendatang. Dia menuturkan, ekonomi Indonesia saat ini sedang bertransformasi. Salah satu bentuknya, menuju pengembangan ekonomi hijau yang ramah lingkungan dan mengedepankan prinsip berkelanjutan.

Jokowi menyebut, kegiatan ekonomi hijau yang mampu menghasilkan produk-produk ramah lingkungan akan menjadi budaya baru di dunia. Itu karena negara-negara di dunia banyak yang mulai beralih ke kegiatan konsumsi produk-produk hijau ramah lingkungan dan berkelanjutan demi terciptanya ekosistem hijau.

“Sudah mulai di Eropa ditanyakan apakah ini dari produksi yang energi hijau. Mulai ditanyakan dan kita memiliki kekuatan di sini (energi hijau),” ujar Jokowi.

Lebih lanjut dia menuturkan, Indonesia memiliki potensi energi terbarukan mencapai 418 Giga Watt, yang terdiri dari sumber energi tenaga air, tenaga arus bawah laut, tenaga panas bumi (geothermal), tenaga angin, tenaga surya, dan lainnya. Sementara saat ini, Indonesia baru memanfaatkan 2.000 megawatt (MW) tenaga panas bumi.

“Artinya, masih ada 27.000 MW. (Kemudian) kita memiliki angin yang sudah kita coba di Jeneponto, di Sidrap, di Sulawesi, di Sukabumi. Banyak sekali energi hijau yang kita miliki selain energi fosil, batu bara maupun dari minyak,” tuturnya.

Begitu juga dengan energi terbarukan dari sumber tenaga air. Dua dari ribuan sungai tersebut adalah Sungai Mamberamo di Pulau Papua yang menghasilkan tenaga listrik 23.000 MW, dan Sungai Kayan di Pulau Kalimantan yang bisa menghasilkan 11.000 MW.

“Itu hanya dua sungai, kita memiliki 4.400 sungai. Bisa kita bayangkan betapa modal besar kita untuk bisa menghasilkan produk hijau itu sangat gede sekali,” kata Jokowi.

Editor : Jujuk Ernawati

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda