Kadin Prediksi Jumlah Perputaran Uang Capai Rp92,3 Triliun Selama Libur Lebaran 2023
Selain itu, perputaran uang yang tinggi juga didasari oleh beberapa hal. Pertama, pencabutan kebijakan PPKM yang mendorong pergerakan masyarakat.
Hal ini, lanjutnya, sesuai dengan teori ekonomi, dimana transaksi keuangan terjadi apabila manusia bergerak. Kedua, peningkatan jumlah uang beredar disinyalir menjadi faktor yang mendorong tingginya perputaran uang.
“Masyarakat mendapatkan tunjangan hari raya (THR) pada momentum ini. Dengan demikian bisa mendorong daya beli masyarakat,” ungkap Sarman.
Selain perputaran uang yang mencapai Rp92,3 triliun yang disebutkan sebelumnya, remitansi dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) disinyalir mendorong peningkatan perputaran uang.
Sarman menyebutkan, setidaknya terdapat 10 provinsi yang menjadi penerima remitansi, yakni Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung, Bali, Sumatera Utara, Banten, dan Yogyakarta.
“Di 2021, jumlah PMI kita mencapai 3,2 Juta. Bayangkan mereka mengirimkan Rp. 5 Juta pada keluarga, jumlah perputaran uang sudah mencapai Rp. 16 triliun,” tutur Sarman.
Editor: Jeanny Aipassa