KAI Tawarkan Hak Penamaan 10 Stasiun demi Optimalisasi Pendapatan, Mana Saja?

Suparjo Ramalan ยท Senin, 12 September 2022 - 11:28:00 WIB
KAI Tawarkan Hak Penamaan 10 Stasiun demi Optimalisasi Pendapatan, Mana Saja?
KAI tawarkan hak penamaan 10 stasiun demi optimalisasi pendapatan, mana saja?. (Foto: MPI/Heri Purnomo)

JAKARTA, iNews.id - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menawarkan hak penamaan (naming rights) untuk stasiun yang melayani perjalanan Kereta Api Jarak Jauh dan Commuter. Pada fase pertama, ada 10 stasiun yang ditawarkan hak penamaannya. 

Ke-10 stasiun tersebut, yakni Stasiun Pasar Senen, Jatinegara, Tanah Abang, Tebet, Cikini, Sudirman, Juanda, Manggarai, Gondangdia, dan Palmerah. Namun, KAI juga terbuka jika ada yang berminat atas hak penamaan selain 10 stasiun tersebut.  

Direktur Niaga KAI Hadis Surya Palapa mengatakan, untuk mengembangkan layanan perkeretaapian yang lebih baik dan berkelanjutan kepada pelanggan, KAI saat ini membuka kesempatan setiap perusahaan untuk ikut serta berkolaborasi dalam program Exclusive Naming Rights.

“Kami yakin program ini akan menarik bagi setiap perusahaan karena KAI melayani ratusan juta penumpang setiap tahunnya. Program ini merupakan sebuah inovasi KAI dalam hal optimalisasi pendapatan melalui bentuk komersialisasi aset perusahaan,” katanya, Senin (12/9/2022). 

Melalui program Exclusive Naming Rights, nantinya nama brand milik mitra akan diterapkan dalam berbagai penyebutan, baik audio maupun visual di berbagai media, seperti signage, wayfinding, peta jalur, announcement, dan berbagai publikasi lainnya terkait stasiun tersebut. 

Dia berharap dengan program ini, KAI dengan calon mitra dapat menjalin kerja sama yang produktif dan berkelanjutan. Dengan begitu, dapat menarik reputasi maupun keberlanjutan bisnis perusahaan ke depan.

Penawaran hak penamaan stasiun merupakan salah satu langkah KAI mengoptimalkan aset perusahaan. Dalam hal komersialisasi seluruh aset yang ada di Jawa dan Sumatera, KAI melakukan berbagai kerja sama pemanfaatan aset stasiun, sarana, right of way, non right of way, hingga museum. Kerja sama yang dilakukan seperti penyewaan ruangan, pergudangan, penanaman utilitas, perkantoran, periklanan, dan lainnya.

“KAI terbuka untuk melakukan berbagai kerja sama dengan mitra dalam pemanfaatan berbagai aset KAI. Selain pendapatan dari angkutan penumpang dan barang, KAI akan mengoptimalkan banyaknya aset perusahaan yang potensial untuk diusahakan sehingga dapat meningkatkan pelayanan KAI secara keseluruhan," tuturnya. 

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda