Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Bertolak ke Swiss usai Rampungkan Lawatan di Inggris, bakal Hadiri WEF 2026
Advertisement . Scroll to see content

Kalahkah Elon Musk, Bos Pfizer Terpilih Jadi CEO of the Year

Selasa, 28 Desember 2021 - 07:56:00 WIB
Kalahkah Elon Musk, Bos Pfizer Terpilih Jadi CEO of the Year
Kalahkah Elon Musk, bos Pfizer terpilih jadi CEO of the Year. Foto: Reuters
Advertisement . Scroll to see content

Vaksin Pfizer/BioNTech adalah yang pertama disetujui di Amerika Serikat untuk anak-anak usia 5 hingga 11 tahun. Selain itu, Pfizer telah mengembangkan pil yang secara drastis dapat mengurangi risiko komplikasi parah, rawat inap, dan kematian bagi orang yang tertular virus. 

Food and Drug Administration (FOA) mengumumkan telah menyetujui perawatan oral Paxlovid dari Pfizer. Namun Bourla menekankan, pil itu tidak dimaksudkan sebagai pengganti vaksin.

Di samping itu, dia yakin vaksin miliknya dan BioNTech akan mengendalikan Omicron cukup baik, terutama jika telah menerima dua dosis dan booster. Dia mengakui, ada kemungkinan Pfizer meluncurkan vaksin baru untuk menargetkan Omicron atau varian baru lainnya di masa depan. 

Bourla mengatakan, Pfizer sudah mengembangkan vaksin yang ditujukan untuk Omicron, dan dia yakin itu bisa diuji dan diserahkan ke regulator untuk disetujui pada Maret mendatang. Menurut Bourla, jika Pfizer perlu menghasilkan suntikan khusus Omicron, itu tidak akan memperlambat pembuatan vaksin yang ada.

"Kami menargetkan kapasitas produksi tahunan empat miliar (dosis) vaksin kami saat ini. Dan jika kami harus beralih di antara keduanya, yang lama dan yang baru, kami masih akan menghasilkan empat miliar. Kami tidak berharap bahwa kami akan melakukannya. kehilangan volume apa pun," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut