Kasus Covid Meningkat, Bank Ini Minta Karyawan WFH hingga Februari

Suparjo Ramalan ยท Sabtu, 15 Januari 2022 - 07:46:00 WIB
Kasus Covid Meningkat, Bank Ini Minta Karyawan WFH hingga Februari
Kasus Covid meningkat, bank ini minta karyawan WFH hingga Februari. Foto: Ilustrasi

NEW YORK, iNews.id - Goldman Sachs memperpanjang kebijakan work from home (WFH) atau kerja dari rumah selama dua minggu lagi hingga Februari di tengah gelombang Covid-19 varian baru Omicron

Mengutip CNN Business, juru bicara Glodman Sachs mengatakan, bank di Wall Street itu pada Kamis (13/1/2022) telah meminta karyawan di Amerika Serikat (AS) yang bekerja jarak jauh untuk melanjutkannya hingga 1 Februari 2022 mendatang. Sebelumnya bank telah mendesak karyawannya untuk bekerja jarak jauh hingga 18 Januari 2022. 

Hal tersebut sejalan dengan kebijakan kesehatan terbaru yang diluncurkan perusahaan, di mana Goldman Sachs baru-baru ini akan meminta semua karyawan dan pengunjung ke kantornya di AS untuk menunjukkan bukti sudah vaksin booster, efektif pada 1 Februari. 

Selain Goldman Sachs, bank lain yang melakukan kebijakan serupa adalah Bank of America. 

"Silakan terus bekerja dari jarak jauh, sampai kami memberi tahu Anda bahwa sudah waktunya untuk kembali (ke kantor)," tulis Bank of America dalam memonya. 

Juru bicara Bank of America mengatakan, sebagian besar karyawan diperintahkan untuk bekerja dari jarak jauh selama minggu hingga 17 Januari karena bank terus memantau kondisi di lapangan.

"Dengan bimbingan berkelanjutan dari para ahli kesehatan medis, kami menggunakan kerangka kesehatan dan keselamatan kami untuk menilai kondisi lokal dan mengelola kantor dan operasi lokal kami. Ketika kondisi membaik, lebih banyak rekan tim akan kembali ke kantor," tulis memo Bank of America. 

Awal Januari, Jefferies juga mendorong karyawan untuk WFH hingga setidaknya akhir Januari. Ini  memperpanjang rencana yang diberlakukan bank investasi itu sebulan lalu menyusul puluhan kasus terinfeksi Covid-19. 

Hal tersebut terjadi setelah JPMorgan Chase (JPM) pada akhir Desember memberi karyawan pilihan untuk bekerja dari rumah selama dua minggu pertama Januari. Citigroup juga meminta karyawannya untuk tinggal di rumah jika tugas mereka memungkinkan dilakukan dari jarak jauh.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel: