Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II Capai 45 Persen, Target Rampung Juni
Advertisement . Scroll to see content

Kawasan Dolly Akan Diubah Jadi Pusat Ekonomi Kreatif di Surabaya

Rabu, 21 Juni 2023 - 21:02:00 WIB
Kawasan Dolly Akan Diubah Jadi Pusat Ekonomi Kreatif di Surabaya
Menkop UKM Teten Masduki mengatakan, kawasan Dolly akan diubah jadi pusat ekonomi kreatif di Surabaya. Foto: Dok Kemenkop UKM
Advertisement . Scroll to see content

Agar proyek pengembangan kawasan prostitusi menjadi pusat ekonomi kreatif tersebut berlanjut, Menteri Teten meminta Pemkot Surabaya terus melakukan pendampingan. Selain itu, penyerapan produk-produk hasil kreasi masyarakat Dolly seperti di sektor industri perhotelan dan pariwisata.

"UMKM Dolly juga sudah membentuk koperasi akan terus kami konsolidasikan lewat koperasi scaling up," ucapnya.

"Kemenkop UKM juga punya pembiayaan untuk koperasi, mereka yang bergabung dengan koperasi akan terus dibina dan difasilitasi dari sisi pembiayaan. Produknya dipasarkan lewat serapan program Pemerintah membeli produk dalam negeri sebesar 40 persen," imbuh Teten.

Dia berharap, ke depan kesuksesan transformasi kawasan prostitusi di Dolly, menjadi role model bagi transformasi kawasan lainnya yang serupa, sehingga pembangunan ekonomi di daerah terus terjadi.

Adapun Program Future Cities atau Kota Masa Depan Dolly hasil kolaborasi antara Pemkot Surabaya dengan Kedubes Inggris untuk Indonesia ini mendapatkan bantuan nvestasi 500.000 poundsterling atau senilai Rp9,5 miliar dari Kedubes Inggris. Dubes Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjadikan Surabaya, khususnya Dolly menjadi Kota Masa Depan.

"Investasi ini penting mendukung Pemkot Surabaya dan saya senang melihat perubahan besar yang terjadi hari ini. Kami berharap, program ini akan terus berlanjut, sebagaimana saya sebut, proyek ini perlu ide baru dalam pengembangan UMKM dan pemerintah untuk menyelesaikan transformasi yang belum selesai di Dolly," tutur Jenkins.

Senada, Walikota Surabaya Eri Cahyadi menuturkan, Pemkot telah melakukan tindak lanjut pengembangan Dolly. Salah satunya dengan membentuk koperasi bagi para UMKM yang terkena dampak akibat penutupan kawasan prostitusi ini sebelumnya.

"Karena mereka (UMKM) ini juga tak bisa berkembang sendiri-sendiri, untuk itu digabungkan ke dalam koperasi agar mudah mengontrol arus pendapatan serta meningkatkan kemampuan SDM UMKM. Kami tak ingin kawasan Dolly ditutup tapi ekonominya juga ditutup," ucapnya.

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut