Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perindo Hadirkan Program Sertifikasi Halal untuk UMKM, Bangun Kepercayaan Konsumen ke Penguatan Ekonomi Rakyat
Advertisement . Scroll to see content

Kawasan Dolly Akan Diubah Jadi Pusat Ekonomi Kreatif di Surabaya

Rabu, 21 Juni 2023 - 21:02:00 WIB
Kawasan Dolly Akan Diubah Jadi Pusat Ekonomi Kreatif di Surabaya
Menkop UKM Teten Masduki mengatakan, kawasan Dolly akan diubah jadi pusat ekonomi kreatif di Surabaya. Foto: Dok Kemenkop UKM
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) mendukung sinergi Kedutaan Besar (Kedubes) Inggris untuk Indonesia dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur (Jatim), yang akan melakukan transformasi di kawasan Dolly. Kawasan Dolly akan diubah menjadi pusat ekonomi kreatif (ekraf) di Surabaya.

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan, sinergi dan kolaborasi program tersebut sebagai titik awal dalam mewujudkan perkembangan untuk para pelaku UMKM

"Program ini sangat ambisius karena mampu mengubah kawasan prostitusi ke industri yang produktif," kata dia dalam keterangannya, Rabu (21/6/2023).

Dia juga mengapresiasi bantuan yang diberikan Kedubes Inggris untuk Indonesia dalam pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat di kawasan tersebut.
Sekadar informasi, sebelum ditertibkan dan ditutup pada 2014, kawasan Dolly adalah pusat konsentrasi prostitusi terbesar di kawasan Asia Tenggara. 

Keputusan pemerintah menutup industri prostitusi di Dolly karena pertimbangan realitas praktik perdagangan manusia, eksploitasi perempuan dan anak di bawah umur, serta kompleksitas penyebaran penyakit menular seksual. Penutupan tersebut juga bertujuan untuk menyelamatkan generasi berikut dengan pencapaian terbaik pendidikan anak-anak setempat.

Namun di sisi lain, dampak perekonomian lokal sempat terkena imbas dari penutupan tersebut karena banyak penduduk lokal yang bergantung pada industri turunan ini sebagai sumber pendapatan utama mereka. Banyak penduduk Putat Jaya sempat kehilangan pekerjaan dan 18 persen di antara mereka masih hidup di bawah garis kemiskinan. 

"Terbukti sampai hari ini perubahan itu nyata dirasakan oleh masyarakat Dolly. Dengan cepat mereka beradaptasi menghadirkan produk usaha. Kurang lebih 11 UKM yang telah melahirkan inovasi yang kreatif," ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut