Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei Serap Investasi Rp10,5 Triliun

Ade Miranti Karunia Sari ยท Senin, 27 November 2017 - 21:12:00 WIB
Kawasan Ekonomi Khusus Sei Mangkei Serap Investasi Rp10,5 Triliun
Menteri Koordinator bidang Perekonomian saat menyaksikan penandantanganan komitmen investasi PT Alternatif Protein Indonesia di KEK Sei Mangkei (Foto: Kemenko Perekonomian)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko), Darmin Nasution berharap pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara, mampu menggaet investor.

Sampai akhir 2017, KEK Sei Mangkei menyerap investasi sebanyak Rp10,5 triliun. Produksi investor akan mengisi pasar domestik dan juga pasar internasional.

"Tahun depan sudah harus full speed. Target kita 2.000 hektare lahan KEK Sei Mangkei digunakan investor, bukan hanya 200 hektare," katanya dalam kunjungan kerja di KEK Sei Mangkei, Sumatera Utara, Senin (27/11/2017).

Di bidang perizinan dan fasilitas, pemerintah sudah menyiapkan perizinan cepat yang bisa bersaing dengan negara manapun. Nantinya, investor yang akan berinvestasi di KEK hanya perlu melengkapi delapan perizinan yang tersedia di Kantor Administrator KEK.

"Setelah itu, investor tinggal tanda tangan komitmen bahwa perizinan lainnya akan segera diurus dan dilengkapi. Investor sudah bisa langsung membangun di lahan KEK," ujarnya.

Adapun beberapa investor yang telah berinvestasi antara lain, PT Alternatif Protein Indonesia (API) dengan jumlah Rp6,5 triliun. Perusahaan ini akan memproduksi alternatif protein, fats, chitin, lauric acids, serta turunan dari protein dan bio-fertilizer di lahan seluas 51 hektare. PT API akan merealisasikan pembangunan pabrik pada Januari 2018.

Sementara, PT Industri Nabati Lestari telah merealisasikan pembangunan pabrik dengan nilai investasi Rp1,1 triliun di lahan seluas 7 hektare. Pabrik yang proses konstruksinya sudah mencapai 50 persen itu akan memproduksi minyak goreng kapasitas 456.000 ton per tahun, furined fatty acid distillate 27.000 ton per tahun, dan stearin 114.000 ton per tahun. Pabrik ini ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2018.

Kemudian, PT Unilever Oleochemical Indonesia yang telah berinvestasi Rp2 triliun akan memperluas pabriknya, dari semula 18 hektare menjadi 27 hektare. Perluasan 9 hektar itu dengan nilai investasi Rp1 triliun sehingga total investasi PT Unilever Oleochemical Indonesia di KEK Sei Mangkei akan mencapai Rp3 triliun. Rencananya perluasan untuk memproduksi fatty acid dan esther.

Editor : Ranto Rajagukguk