Kisah Anak Pekerja Pabrik Berotak Cemerlang Jadi Orang Terkaya ke-4 di China

Aditya Pratama ยท Minggu, 19 September 2021 - 20:08:00 WIB
Kisah Anak Pekerja Pabrik Berotak Cemerlang Jadi Orang Terkaya ke-4 di China
Pendiri Pinduoduo Colin Huang, anak pekerja pabrik berotak cemerlang jadi orang terkaya ke-4 di China. (Foto: Ist)

BEIJING, iNews.id - Miliarder muda berusia 41 tahun asal China, Colin Huang merupakan orang terkaya ke-4 di China. Menurut Bloomberg Billionaires Index, dia berada di belakang miliarder air kemasan Nongfu Spring Zhong Shanshan, pendiri Tencent Ma Huateng, dan pendiri Alibaba Jack Ma. 

Kekayaan pendiri platform e-commerce China Pinduoduo Inc (PDD) tercatat sebesar 35 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau Rp498 triliun setelah mengalami penurunan paling besar mencapai 27 miliar dolar AS atau Rp384 triliun karena tindakan keras China. Pada awal tahun ini, dia sempat berada di posisi kedua orang terkaya di negeri Tirai Bambu dengan kekayaan mencapai 63,1 miliar dolar AS.

Dikutip dari Your Tech Story, Huang lahir pada 1980 di Hangzhou dari orang tua pekerja pabrik. Namun dia yang memiliki otak cemerlang merupakan anak berprestasi di sekolahnya. Huang yang berbakat di bidang matematika berhasil memenangkan medali Olimpiade Matematika pada saat itu. 

Keberhasilannya di bangku sekolah menjadi titik awal menuju kehidupannya yang lebih baik. Dia banyak berkenalan dengan pelajar dari kalangan elit dan anak pejabat. Hal ini sangat membantu Huang membangun kepercayaan dirinya. 

Berkat menang Olimpiade Matematika, dia mendapat kesempatan berkuliah di kampus bergengsi di Provinsi Zhejiang, dengan jurusan komputer. Pada tahun pertama kuliahnya, Huang terpilih menjadi bagian dari Melton Foundation. 

Selama kuliah, dia juga magang di Microsoft Beijing, dan mendapatkan penghasilan sebesar 6.000 yuan. Gajinya tersebut bahkan lebih besar dari penghasilan yang diterima orang tuanya saat itu. 

Profesor di kampus yang terkesan dengan kecerdasan Huang pun memberinya surat rekomendasi kepada sejumlah raksasa teknologi saat itu. Dan setelah menyelesaikan pendidikan pada 2004, dia mendapat tawaran kerja dari tiga perusahaan besar, yakni Oracle, Microsoft, dan IBM. Namun dia menolak semuanya dan memutuskan bekerja di Google, perusahaan yang baru saja IPO pada tahun yang sama. 

Huang bergabung dengan Geogle sebagai teknisi di sana. Setelah bekerja selama tiga tahun, pada 2017, dia mengundurkan diri. Saat itu, dia telah memiliki banyak uang, sehingga memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya.

Editor : Jujuk Ernawati

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: