Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perluas Wawasan Industri Mahasiswa, MNC University Company Visit ke McDonald’s
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Ray Kroc, Mantan Salesman yang Sukses Bikin McDonald's Mendunia

Sabtu, 29 Oktober 2022 - 20:44:00 WIB
Kisah Ray Kroc, Mantan Salesman yang Sukses Bikin McDonald's Mendunia
Kisah Ray Kroc, mantan salesman yang sukses bikin McDonald's mendunia. Foto: Dok McDonald's
Advertisement . Scroll to see content

CALIFORNIA, iNews.id - Ray Kroc adalah salah satu pengusaha yang sukses di usia tua berkat bisnis McDonald's. Meski bukan pendirinya, namun dia berhasil membuat McDonald's menjadi salah satu jaringan restoran cepat saji terbesar di dunia. 

Perjalanan dia menjadi pengusaha sukses pun cukup panjang. Dia baru mencapai kesuksesannya pada usia 52 tahun. 

Dikutip dari laman resmi McDonald's, saat usianya 15 tahun pada 1917, Kroc berbohong tentang usianya supaya bisa bergabung dengan Palang Merah sebagai sopir ambulans. Namun perang berakhir sebelum dia menyelesaikan pelatihannya. 

Setelah itu, Kroc bekerja sebagai pemain piano, lalu menjadi salesman paper cup dan Multimixer. Pada 1954, dia mengunjungi sebuat restoran di San Bernardino, California yang telah membeli Multimixer. Di sana dia menemukan restoran kecil yang sukses. 

Restoran tersebut dijalankan oleh Maurice dan Richard McDonald. Kroc terkesan dengan keefektifan operasional restoran tersebut. 

McDonald bersaudara memproduksi menu terbatas dan berkonsentrasi hanya pada beberapa hidangan, seperti burger, kentang goreng, dan minuman. Hal ini membuat mereka fokus pada kualitas dan layanan cepat.

Menyadari ada peluang besar dalam konsep restoran itu, Kroc pun menawarkan diri menjadi agen waralaba restoran tersebut. Pada 1955, dia mendirikan McDonald's System Inc, yang kemudian dikenal sebagai Mcdonald's Coorporation di Des Plaines, Illinois. 

Di sanalah, Kroc membuka waralaba McDonald's pertama, yang berlokasi di sebelah timur Sungai Mississippi. Enam tahun kemudian atau pada 1961, dia membeli hak eksklusif atas nama dan sistem operasi McDonald's. 

Melansir Britannica, menyadari bahwa pewaralaba sangat penting bagi kesuksesan perusahaan, Kroc mengembangkan standar yang tepat tentang bagaimana setiap gerai McDonald's harus dijalankan, mulai dari persiapan makanan hingga pembersihan. Untuk memastikan operasi standar gerai, dia menciptakan sebuah program, yang kemudian dikenal sebagai Universitas Hamburger untuk melatih para pewaralaba. 

Dia juga mengubah format restoran, menambahkan staf konter untuk menerima pesanan. Kemudian pada 1975, McDonald's di Arizona membuka jendela drive-through pertama. 
 
Dia juga memperkenalkan tiga fitur yang akan menentukan mereknya dan pengakuan publik. Pertama, pada 1963, wajah publik perusahaan diperkenalkan, seorang badut bernama Ronald McDonald. Kemudian pada 1968, McDonald's menambahkan Big Mac ke menunya. Hamburger ikonik ini dilaporkan menjadi menu terlaris perusahaan setelah kentang goreng. 

Selain itu, selama 1960-an, perusahaan menyempurnakan logonya, dan memulai debut desain M lengkung ganda yang terkenal, yang menjadi simbol abadi dan salah satu logo paling terkenal di dunia. Itu terinspirasi dari lengkungan kuning tinggi yang mendominasi atap restoran McDonald sebelumnya.

Perubahan ini membantu mendorong pertumbuhan McDonald's. Dalam waktu kurang dari 10 tahun setelah Kroc menjadi pemilik tunggal McDonald's, jumlah gerai McDonald's mencapai 1.000. Kemudian, saham perusahaan mulai diperdagangkan secara publik pada 1965.

McDonald's terus berkembang di dalam negeri dan mancanegara. Pada 1967, sebuah waralaba dibuka di Richmond, British Columbia, Kanada, lokasi pertama McDonald di luar Amerika Serikat (AS). Pada awal abad ke-21, ada sekitar 34.000 gerai yang beroperasi di lebih dari 115 negara. 

Pertumbuhan begitu cepat pada 1990-an sehingga dikatakan bahwa gerai McDonald's baru dibuka di suatu tempat di dunia setiap lima jam. Ini secara efektif menjadikannya restoran keluarga paling populer. 

McDonald's selama bertahun-tahun juga menambah menu. Selain itu, gerai di luar negeri juga mengadaptasi menunya agar sesuai dengan budaya dan selera setempat.

Pada akhir abad ke-20, McDonald's bergerak melampaui bisnis hamburger dengan mengakuisisi Chipotle Mexican Grill (1998), Donatos Pizza (1999), dan Boston Market (2000) di AS, dan di Inggris McDonald's membeli Aroma Cafe (1999) serta Pret A Manger (2001), jaringan restoran sandwich. Namun, pada akhir 2008, McDonald's tidak lagi memiliki saham di salah satu perusahaan tersebut, melainkan berkonsentrasi pada mereknya sendiri.

McDonald's pun telah menjadi salah satu restoran makanan cepat saji terkemuka di dunia. Saat ini, ada lebih dari 36.000 gerai McDonald's yang tersebar di lebih dari 100 negara. 

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut