Kisah Sukses William Soeryadjaya, Berawal dari Jualan Kertas hingga Dirikan Astra International

Viola Triamanda ยท Sabtu, 10 September 2022 - 14:48:00 WIB
Kisah Sukses William Soeryadjaya, Berawal dari Jualan Kertas hingga Dirikan Astra International
Kesuksesan perusahaan otomotif terbesar di Indonesia, Astra International tidak terlepas dari sosok William Soeryadjaya, anak pedagang di Majalengka. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Kesuksesan perusahaan otomotif terbesar di Indonesia, PT Astra International Tbk tidak terlepas dari sosok William Soeryadjaya, anak pedagang di Majalengka. Pasalnya, melejitnya Astra berasal dari kerja keras yang dia torehkan. 

Tentu perjalanannya hingga mencapai kesuksesan tidak mudah, William juga harus berjuang seorang diri sejak dia kehilangan kedua orang tuanya saat berusia 12 tahun. Selang 7 tahun dari kehilangan orang tuanya, dia harus berhenti sekolah. 

Oleh karena itu, William memutar otak dan kemudian memutuskan untuk memulai karier sendiri dengan menjadi pedagang kertas di Cirebon. Merasa tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, William saat itu juga berjualan benang tenun di Majalaya.

Berbagai pekerjaan dia lakoni tanpa rasa putus asa demi menyambung hidup dan menafkahi keluarga, bahkan tak berapa lama setelah berjualan tenun, William memutuskan untuk berdagang hasil bumi, seperti minyak, kacang, beras dan gula.

William yang gemar berdagang juga lihai dalam mengelola keuangannya. Uang hasil berdagangnya tidak habis begitu saja, di samping digunakan untuk membantu kehidupan saudara-saudaranya, William juga menyisihkan sedikit demi sedikit uang tersebut untuk bisa melanjutkan studinya di luar negeri. 

Kegigihannya dalam menabung kemudian membawanya berhasil untuk bisa melanjutkan sekolah di Middlebare Vakschool V/d Leder & Schoen Industrie Waalwijk, Belanda, sebuah sekolah industri yang mengajarkan penyamakan kulit atau proses pembuatan suatu barang dari kulit.

Usai melanjutkan sekolahnya, akhirnya pada 1994 William kembali ke tanah air membawa ilmu yang telah ia dapatkan dari Belanda. Selanjutnya, dia mendirikan industri penyamakan kulit yang saat itu kepengurusan diserahkan kepada seorang karyawan. 

Tiga tahun kemudian, karena kesuksesan di bisnis sebelumnya dia berhasil membangun CV Sanggabuana yang bergerak di bidang perdagangan dan ekspor impor. Sosok William yang sangat percaya kepada rekan bisnis membawa malapetaka, pasalnya di bisnis ini mengalami kerugian karena ditipu rekan kerjanya sendiri.

Editor : Aditya Pratama

Halaman : 1 2

Follow Berita iNews di Google News

Bagikan Artikel:




Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda