LG Siap Investasi di RI, Relokasi Pabrik dari China hingga Bangun IKN Nusantara

Suparjo Ramalan · Sabtu, 30 Juli 2022 - 20:21:00 WIB
LG Siap Investasi di RI, Relokasi Pabrik dari China hingga Bangun IKN Nusantara
LG Siap Investasi di RI, relokasi pabrik dari China hingga bangun IKN Nusantara. Foto: Reuters

JAKARTA, iNews.id - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, perusahaan multinasional asal Korea Selatan, LG Corporation berkomitmen untuk investasi di Indonesia. Hal tersebut disampaikan saat dia mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Vice Chairman/CEO LG Corporation Brian Kwon di sela kunjungan kerjanya ke Seoul, Korea Selatan, pada Kamis (28/7/2022) lalu.

LG berencana melakukan relokasi pabrik dari China ke Indonesia, mengembangkan industri baterai listrik hingga akan masuk dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur (Kaltim).

"Saya mendampingi Bapak Presiden untuk menerima LG secara khusus, di mana LG selain membangun EV (Electronic Vehicle) baterai yang terintergrasi dari hulu ke hilir, nantinya LG Electronics itu juga akan melakukan relokasi dari China ke Indonesia, termasuk R&D (Research & Development)-nya," kata Bahlil dalam keterangannya di Jakarta, dikutip dari Antara, Sabtu (30/7/2022).

Bahlil menyambut hangat komitmen investasi LG Corporation, khususnya terkait relokasi pabrik. Pasalnya, hal ini menjadi kabar positif bagi Indonesia. 

Kementerian Investasi/BKPM pun akan memastikan melakukan fasilitasi dari tahap perizinan hingga terealisasinya rencana investasi tersebut di tanah air.

Sementara itu, Vice Chairman/CEO LG Corporation Brian Kwon menilai pemerintah Indonesia sangat serius dalam pengembangan energi terbarukan di dalam negeri yang dapat membawa kemajuan besar bagi Indonesia. Dia menjelaskan, LG Corporation saat ini terus berkomitmen merealisasikan investasi industri baterai listrik terintegrasi di Indonesia dengan rencana investasi grand package mencapai 9,8 miliar dolar AS. 

LG juga berencana untuk berkontribusi dalam konsep pengembangan Smart City atau Kota Pintar di IKN Nusantara.

"Kami harapkan perhatian khusus pemerintah Indonesia agar investasi grand package tersebut bisa berjalan dengan sesuai dengan rencana. Selain itu, kami juga akan merelokasi pusat R&D LG Electronics kami di China ke Indonesia," ujarnya.

Menurut Brian, untuk dapat mengimbangi masuknya alih teknologi dari Korea Selatan ke Indonesia, maka diperlukan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.

Sebelumnya, dalam kunjungan kerja ke Seoul, Korea Selatan, Presiden Jokowi bertemu langsung dengan 10 pimpinan perusahaan asal Korsel yang punya minat investasi baru maupun berencana melakukan perluasan investasinya ke Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, tercatat adanya komitmen investasi sebesar 6,72 miliar dolar AS atau setara Rp100,69 triliun.

Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM sepanjang 2017 hingga semester I 2022, Korea Selatan menempati peringkat kelima dalam daftar negara yang paling banyak menanamkan modal di Indonesia. Adapun total realisasi investasi Korsel di Indonesia mencapai 9,08 miliar dolar AS.

Editor : Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda