Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Luhut Tolak Toba Pulp Lestari: Kerusakan Hutan Terbesar di Tapanuli karena TPL!
Advertisement . Scroll to see content

Luhut Ungkap Banyak Pelabuhan Tikus Rugikan Negara, Minta Segera Tobat

Selasa, 18 Juli 2023 - 14:56:00 WIB
Luhut Ungkap Banyak Pelabuhan Tikus Rugikan Negara, Minta Segera Tobat
Luhut Pandjaitan ungkap banyak pelabuhan tikus rugikan negara, minta segera tobat (Heri Purnomo)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap ada banyak pelabuhan tikus di Indonesia yang menjadi sarang penyelundupan. Ia pun meminta agar para oknum segera bertobat.

Luhut menyebutkan bahwa wilayah Batam, Kepulauan Riau merupakan sarang bagi oknum untuk menyelundupkan sesuatu. Hal tersebut lantaran banyaknya pelabuhan kecil atau tikus di wilayah tersebut. 

"Di Batam itu sumber penyelundupan. Karena banyak pelabuhan kecil," tutur Luhut dalam acara Bincang Stranas PK, Selasa (18/7/2023). 

Luhut menyebutkan bahwa saat ini pihaknya bersama dengan jajaran terkait, termasuk KPK terus melakukan pengurangan adanya pelabuhan di wilayah Batam. Hal itu guna mengurangi adanya kebocoran. 

"Di Batam saja kita sudah mengurangi pelabuhan. Kita cuma minta di Batam itu cuma ada beberapa (pelabuhan)," ucap dia. 

Luhut pun mengakui bahwa dirinya pusing dengan banyaknya pelabuhan tikus di Indonesia yang menyebabkan kerugian negara. Ia berharap agar pelabuhan yang nakal segera bertobat.

"Tapi kita kalau dilihat dengan pelabuhan kecil tempat penyelundupan itu yang kita tobat-tobat. Di mana ada seribu sekian pelabuhan lain. Saya juga pusing lihat itu pelabuhan tikus," katanya. 

Namun, kata Luhut, saat ini kegiatan penyelundupan sudah mengalami penurunan yang drastis. Hal ini berkat juga pantauan dari KPK.

"Kita sudah mulai batasi dan sangat berkurang dengan signifikan dan seluruh kegiatan itu, KPK terlibat," ucapnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut