Manajemen Garuda Ungkap Tak Pernah Bahas Opsi Pailit dengan Kementerian BUMN

Aditya Pratama · Kamis, 21 Oktober 2021 - 11:32:00 WIB
Manajemen Garuda Ungkap Tak Pernah Bahas Opsi Pailit dengan Kementerian BUMN
Kantor Pusat PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mengungkapkan tak pernah membahas opsi pailit dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) selaku pemegang saham pengendali.

Pernyatan itu, disampaikan manajemen Garuda Indonesia dalam penjelasan kepada otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI), sebagaimana dikutip dari keterbukaan BEI, di Jakarta, Kamis (21/10/2021). 

Dalam penjelasan itu, manajemen Garuda Indonesia mengungkapkan diskusi yang dilakukan dengan Kementerian BUMN sebagai pemegang saham pengendali selama ini ini adalah berkaitan dengan rencana restrukturisasi perusahaan penerbangan itu.

"Rencana restrukturisasi akan dilaksanakan selaras dengan proses PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, red) yang saat ini tengah berjalan, yang utamanya ditujukan untuk mendorong percepatan pemulihan kinerja Perseroan," bunyi keterangan manajemen Garuda Indonesia dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Kamis (21/10/2021).

Seperti diketahui, Sidang putusan PKPU Garuda Indonesia, digelar di Pengadilan Niaga, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, hari ini, Kamis (21/10/2021).

Manajemen Garuda Indonesia mengungkapkan, proses restrukturisasi keuangan, yang didalamnya meliputi restrukturisasi utang, telah dibantu oleh beberapa konsultan pendamping. Sampai saat ini prosesnya masih terus berlanjut dan merupakan fokus utama Perseroan. 

"Disamping itu, negosiasi dan komunikasi dengan para kreditur secara berkesinambungan dijalankan oleh Perseroan guna mencapai penyelesaian terbaik dan restrukturisasi yang optimal guna dapat memperbaiki fundamental kinerja Perseroan ke depannya," tulis manajemen Garuda Indonesia. 

Perseroan juga menyampaikan terus melakukan langkah langkah strategis akselerasi pemulihan kinerja dengan fokus utama perbaikan fundamental kinerja, yakni penguatan basis performa finansial maupun fokus model bisnis dalam jangka panjang melalui program restrukturisasi menyeluruh yang saat ini tengah kami rampungkan. 

Adapun upaya tersebut turut diintensifkan melalui berbagai upaya langkah penunjang perbaikan kinerja khususnya dari aspek operasional penerbangan. 

"Kami optimistis dengan sinyal positif outlook industri penerbangan nasional ditengah situasi pandemi yang mulai terkendali serta dibukanya sektor pariwisata unggulan Indonesia, menjadi momentum penting dalam langkah langkah perbaikan kinerja yang saat ini hingga ke depannya akan terus kami optimalkan secara bertahap dan terukur sejalan dengan perbaikan fundamental kinerja operasi Perseroan di masa adaptasi kebiasaan baru ini," tulis manajemen Garuda Indonesia.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel: