Mata Uang Rubel Melemah setelah Sentuh Level Tertinggi, Ini Penyebabnya
Sebelumnya, rubel memangkas kenaikan setelah bank sentral menaikkan batas atas untuk transaksi lintas batas, di mana hal ini memungkinkan penduduk Rusia dan non-penduduk dari negara-negara sahabat untuk menyalurkan mata uang asing ke luar negeri dengan jumlah yang setara hingga 50.000 dolar AS per bulan, dari batas sebelumnya 10.000 dolar AS.
Keputusan ini tidak mungkin segera mengubah keseimbangan kekuatan di pasar, di mana perusahaan yang berfokus pada ekspor diwajibkan untuk mengkonversi 80 persen dari pendapatan mereka. Sebab, bank sentral tidak dapat mengintervensi dirinya sendiri setelah Barat membekukan sekitar setengah dari emas dan valuta asing cadangan.
"Namun, langkah terbaru dari bank sentral dapat dilihat sebagai indikasi bahwa fase reli rubel baru-baru ini dapat segera berakhir," ujar Broker BCS dikutip, Rabu (18/5/2022).
Di pasar saham, indeks RTS (.IRTS) berdenominasi dolar turun 0,2 persen menjadi 1,171,6 poin, sedangkan indeks MOEX Rusia (.IMOEX) berbasis rubel naik 0,5 persen menjadi 2.377,6 poin.
Editor: Aditya Pratama